SURABAYA, MINGGU - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar belum mempertimbangkan isyarat damai dari Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Syarat itu harus dibicarakan bersama pengurus DPP lainnya.
Muhaimin mengatakan, DPP baru akan membahas itu pada Rabu (30/7). Dalam rapat itu akan dibicarakan apa saja yang harus dilakukan dengan isyarat damai dari Gus Dur. "Insya Allah akan islah," ujarnya di Surabaya, Minggu (27/7).
Meskipun demikian, ia menyatakan keputusan itu tidak bisa dibuatnya sendiri. Ia harus melibatkan pengurus lain karena berkaitan dengan organisasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang