Laporan Wartawan Kompas, Tjahja Gunawan Diredja
NUSA DUA, SENIN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka Asia- Pacific Regional Microcredit Summit di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (28/7). Acara yang diselenggarakan Bank Indonesia dan Gerakan Bersama Pengembangan Keuangan Mikro (Gema PKM) Indonesia itu akan diselenggarakan hingga 31 Juli 2008.
Acara yang dihadiri 1.000 peserta dari 51 negara ini diadakan untuk yang ketiga kalinya di tingkat Asia. Global Microcredit Summit diselenggarakan untuk pertama kalinya di New Delhi, India, tahun 2000 dan kedua di Dhaka, Banglades, tahun 2004.
Pertemuan microcredit se-Asia Pasific di Bali dihadiri Presiden Honduras Jose Manuel Zelaya Rosales dan penerima Nobel Perdamaian 2006 Laureate Muhammad Yunus. Menurut Sekjen Panitia Asia-Pacific Regional Microcredit Summit (APRMS) 2008 Bambang Ismawan, bagi Indonesia, acara ini merupakan momentum strategis untuk mendorong pengembangan keuangan mikro di Indonesia.
"Pada APMRS 2008 ini kita dapat belajar dari pengalaman berbagai negara tentang praktik keuangan mikro. Sejak 1997, keuangan mikro telah diakui secara internasional sebagai metodologi efektif untuk menanggulangi kemiskinan," ujar Bambang.
Berdasarkan data Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, pada tahun 2006 jumlah pengusaha mikro sebanyak 43 juta atau 95 persen dari total entitas usaha di Indonesia. Menurut Bambang, jika para pengusaha mikro ini diberdayakan melalui layanan keuangan mikro, ketahanan ekonomi di Indonesia akan semakin kokoh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang