Lisa "Face Off" Jalani Operasi ke-12 Akhir Agustus

Kompas.com - 01/08/2008, 18:56 WIB

SURABAYA, JUMAT - Pasien face off atau operasi plastik di seluruh kulit bagian muka, Siti Nur Jazila alias Lisa yang kini mendapat perawatan di RSU Dr Soetomo Surabaya akan menjalani operasi yang ke-12 pada akhir Agustus 2008. Jubir Tim Dokter "Face Off" RSU dr. Soetomo Surabaya, dr. David S Kusuma Perdana, di Surabaya, Jumat (1/8), mengatakan operasi tersebut berupa perbaikan di wajah yang hingga kini belum mendekati sempurna.

"Hasil rapat tim dokter face off rencananya operasi dilanjutkan lagi pada akhir Agustus atau menjelang bulan puasa Ramadhan," katanya. Menurut dia, operasi mendatang akan memermak hidung dan menghilangkan jaringan parut di bagian kelopak mata kanan, hidung dan leher Lisa.

"Yang menjadi prioritas dalam operasi kali ini yakni menata mata dan hidung, serta penipisan parut," katanya. Operasi wajah, kata dia, akan terus dilakukan hingga wajah Lisa benar benar-benar kembali berbentuk wajah layaknya manusia normal.

"Selama orang melihat aneh, hal itu akan terus dilakukan operasi," katanya. Selain itu, tim dokter juga akan mengoreksi kembali tindakan yang dilakukan pada operasi sebelumnya. Terutama, pada kelopak mata kanan yang belum bisa membuka lebar seperti sebelah kiri. Selama ini, tim dokter terus berupaya melakukan perbaikan pada jaringan parut.

Selama ini tim dokter sudah memberikan jel dan suntikan untuk menekan agar jaringan parut tak banyak tumbuh, namun hasilnya belum maksimal. Sebab kulit Lisa cenderung mudah membentuk jaringan parut. Meski demikian, tim dokter akan terus melakukan operasi wajah hingga nantinya akan menemukan bentuk wajah yang sebenarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau