Phelps Menyelinap Lewat Pintu Belakang

Kompas.com - 04/08/2008, 19:30 WIB

BEIJING, SENIN - Bintang renang AS, Michael Phelps tiba di Beijing, Senin (4/8). Namun ia diam-diam menghilang melalui pintu belakang.

Calon bintang olimpiade Beijing ini menghindari ratusan penggemar, wartawan dan pewarta foto yang menungguinya di bandara.  Saat rekan-rekannya dari tim renang AS sibuk mendorong troli, Phelps menyelinap melalui pintu belakang dan langsung masuk bus yang membawa rombongan atlet AS.

Phelps bahkan sudah menumbuhkan kumis saat tim AS berlatih di Singapura. Ia duduk di samping jendela bus dan berusaha tidak dikenali oleh puluhan pengemar dan wartawan. Dengan kumis dan mengenakan topi pet, ia memang sulit dikenali.

Seorang gadis China mengatakan ia telah menunggu lima jam dan berharap mendapatkan tandatangan Phelps. Ia juga membawa amplop dengan coretan bahasa Inggris yang tidak sempurna.  Saat ditanya mengapa ia ingin bertemu Phelps, seorang temannya menjawab, "Karena ia pikir ia ganteng."

Di olimpiade Athena 2004, Phelps meraih enam medali emas. Tahun ini ia akan ikut dalam delapan nomor dan berharap dapat memecahkan rekor perenang legendaris AS, Mark Spitz yang meraih tujuh emas di Olimpiade Muenchen pada 1972. (AP/Cay)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau