Brad Pitt Inginkan Emas Tinju Olimpiade

Kompas.com - 05/08/2008, 16:45 WIB

BEIJING, SELASA - Bukan Brad Pitt, sang aktor. Pitt, petinju kelas berat Australia tiba di Beijing setelah berlatih selama dua pekan di Thailand.

Pitt si petinju menjadi bagian dari skuad tinju Australia ke Olimpiade Beijing yang berkekuatan 9 petinju.  Mereka ingin memecahkan paceklik medali di cabang tinju Olimpiade yang telah dialami Australia selama 20 tahun.

Namun mereka tahu pasti ambisi tersebut akan menghadapi tantangan berat. "Kami berlatih keras di Thailand dengan lawan-lawan berlatih yang berkualitas dan sekarang kami siap berangkat," kata Pitt.

Di Olimpiade Beijing nanti, Pitt berambisi membuktikan keberhasilannya meraih gelar juara di pesta olahraga negara-negara persemakmuran pada 2006 lalu bukan karena lawan-lawannya tidak sepadan.

Selain Pitt, Australia berpeluang meraih medali melalui petinju kelas menengah, Jarrod Fletcher yang juga meraih medali emas di Pesta Persemakmuran.  "Jangan bandingkan persemakmuran dengan Olimpiade," kata Fletcher.

Persiapan tim Australia di Thailand melibatkan mitra tanding petinju lokal mau pun petinju dari Kuba, Jerman dan Perancis.

Prestasi tertinggi tim tinju Australia diraih di Olimpiade Seoul 1988 lalu. Saat itu mereka meraih satu medali perak melalui petinju kelas welter ringan, Grahame "Spike" Cheney yang meraih medali perak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau