BALIKPAPAN, JUMAT - Sebanyak 115 penderita HIV/AIDS di Balikpapan tertular melalui jarum suntik pengguna Narkoba. "Mereka tertular HIV/AIDS karena menggunakan jarum suntik Narkoba secara bergantian," kata Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Balikpapan, Rizal Effendi di seminar kepemudaan tentang Narkoba dan AIDS di hotel Le Grandeuer Balikpapan, Jumat (8/8).
Dari data 2007 menyebut jumlah penderita HIV/AIDS yang terindikasi pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan sebanyak 253 orang. "Sebanyak 53 orang di antaranya meninggal dunia akibat HIV/AIDS," kata Rizal, yang juga menjabat Wakil Walikota Balikpapan.
Selain itu, sisanya para penderita HIV AIDS tertular karena hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan serta kaum homo seksual (gay). "Sebenarnya masih ada penderita HIV/AIDS lain di Balikpapan, namun pihak melaporkannya karena alasan malu," ujarnya.
Maka untuk menghindari merebaknya penyalahgunaan Narkoba di kalangan generasi muda, pihak BNK Balikpapan melakukan beberapa alternatif yakni pencegahan, penindakan dan rehabilitasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang