JAKARTA, SENIN — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Andi Mattalatta mengemukakan, pemberian seragam khusus untuk koruptor tidak penting karena tidak substantif. Yang lebih penting diributkan dan disepakati adalah bagaimana pemberantasan korupsi tidak pilih kasih atau tidak tebang pilih.
"Soal seragam, serahkan kepada yang menahan. Yang lebih penting bagi saya adalah bagaimana undang-undang ditegakkan tanpa pilih kasih, tanpa tebang pilih. Itu lebih penting dari pada koruptor pakai seragam atau tidak pakai seragam," ujar Andi di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/8).
Andi mengemukakan, kesan yang ditangkap publik saat ini tentang pemberantasan korupsi adalah adanya tebang pilih atau pilih kasih. Kesan itu ditangkap publik dari media massa. "Tegakkan itu (UU). Itu jauh lebih penting dari pada pakai seragam atau tidak," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang