JAKARTA, SENIN – Bagi pengguna e-mail, spam sangatlah menyebalkan. Mengganggu, dan menghabiskan bandwidth saja. Akan tetapi sejalan dengan waktu, jumlah spam tidaklah menurut. Jutru sebaliknya, meningkat. Pada bulan Juli misalnya, menurut Symantec, spam sudah mencapai tingkat 78% dari jumlah e-mail. Dibandingkan perioda yang sama tahun lalu, angka ini mengalami peningkatan 12%.
Salah satu spam yang banyak beredar adalah tentang Obama, antara lain bersubjek “Mamas for Obamas – video”, atau “Kick up: Obama speak in London – video”, Obama admits extra marital affair”, dan “McCain supports idea that Obama is muslim”.
Jika e-mail ini dibuka, akan terlihat ajakan untuk men-download (kotak Download now), yang bila diklik akan mengarahkan Anda ke link yang mengandung malware. Spam-seperti ini, termasuk yang berjudul “Are Chinese gymnasts too young for Olympics” biasanya dirancang untuk menginfeksi komputer dengan virus dan trojan.
Berdasarkan pengamatan Symantec selama bulan Juli, Web pemerintahan juga seringkali dibajak hacker untuk menaruh malware.
Yang juga harus dihindari adalah e-mail bertajuk Perang Dunia III, yang oleh Symantec AntiVirus dideteksi sebagai Trojan.Peacomm. Subjeknya bisa “Third World War Has Begun”, “US Soldiers Occupied Iran”, atau “Negotiation between US and Iran Ended in War”. E-mail ini berisi gambar video sebuah letusan bom yang bila diklik akan tertuju ke Trojan. Pada pesan juga terbaca: “Just now US Army’s Delta Force and US Air Force have invaded Iran …”
Berikut adalah daftar spam lain yang sebaiknya tidak dibuka, apalagi diklik link-nya, yang tercantum dalam laporan bulanan Symantec untuk bulan Agustus:
1. Makanan Super (Superfood) dan Bagaimana Cara Cepat Menghabiskan Uang.
Spam ini seperti menawarkan segalanya – produk alami yang bisa menurunkan berat badan, iklan berisi foto dari seorang penyiar berita yang terkenal dan logo saluran berita terkenal serta dukungan mereka terhadap hasil dari makanan sehat tersebut. Singkatnya, pesan spam mengindikasikan bahwa produk ini bisa dicoba dengan gratis.
Meskipun, melihat sekilas pada tulisan kecil yang ada, jauh tersembunyi di halaman terpisah yang promoter memang berkeinginan supaya penerima tidak membukanya menunjukkan bahwa ini sama sekali tidak gratis – dengan mendaftar pada penawaran tersebut penerima e-mail setuju untuk membayar $74.95 perbulan kerekening mereka.
Untuk mencoba dan mendapat pesan dari penyaring spam, setiap pesan mengandung ratusan kata acak yang tersembunyi pada tag html.
2. E-mail Phishing dengan Target Microsoft POP3 Data, berjudul
From: “Microsoft”<service@securitycenter.com>
Subject: Message from Microsoft or Subject: Microsoft Outlook Verification #
E-mail ini memberitahukan bahwa penerima mempunyai masalah pada setting POP3-nya dan harus mengklik alamat Web yang ada pada e-mail tersebut untuk mengkonfirmasikan akun datanya. Jika diikuti, Anda akan dibawa ke Web yang dibajak.
Halaman phishing meminta data pribadi dari pengguna. Meskipun contoh jebakan ini mungkin dapat dengan mudah diidentifikasikan sebagai tipuan, penerima pesan bisa saja memberikan data pribadi mereka. Informasi tersebut kemudian digunakan spammer untuk kejahatan.
3. Munculnya Pesan Spam dalam Dua Bahasa
Spam kasino online telah ada cukup lama dengan menggunakan banyak bahasa termasuk bahasa Inggris dan Jepang.
4. Spammer yang Menawarkan Rehabilitasi Narkoba & Alkohol.
Topiknya termasuk: “Get help today with drug rehab info” dan “Overcome alcoholism today”.
5. Spam Tentang Pantauan Ekonomi: Agustus 2008
Topiknya antara lain “Are you tired of the high gas prices?”, “Over $ 1.5 Trillion in Money”, “Foreclosure Listings from $10k”, “Looking for a new bank for your money?
Tujuan dari pesan spam jenis ini adalah mengumpulkan data pribadi penerima e-mail yang percaya, yang akan digunakan untuk kampanye spam yang akan datang, atau dijual ke kelompok lain.
Nah, kalau Anda mendapatkan pesan e-mail dengan judul-judul di atas, disarankan untuk langsung membuang/menghapusnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang