Jelang WOC, Sulut Minta Tambah Penerbangan

Kompas.com - 11/08/2008, 17:11 WIB

MANADO, SENIN- Menjelang penyelenggaraan konferensi kelautan dunia (World Ocean Conference/WOC) tahun 2009 mendatang, Sulawesi Utara membutuhkan tambahan frekwensi penerbangan ke dan dari Bandara Sam Ratulangi Manado.

Sekretaris Panitia Nasional WOC, Indriono Susilo, Senin (11/8), di Manado, mengatakan, target penambahan frekweni penerbangan itu lebih diprioritaskan pada maskapai internasional. Untuk itu, panitia nasional telah melakukan koordinasi dengan Kementrian Perhubungan, terkait upaya penambahan jalur penerbangan internasional di Kota Manado, dengan target operasional awal tahun 2009 sudah direalisasi.

Untuk Tahun 2008 baru maskapai penerbangan internasional yang menyatakan kesiapan masuk Kota Manado, yakni Silk Air dan Air Asia, khususnya melayani Manado-Singapura dan Manado-Malaysia. Target penambahan flight adalah untuk pesawat jenis Airbus, seperti Qantas Australia, Singapura Airlines, Thai Airlines, Emirates Airlines dan sebagainya.

Guna menunjang penambahan penerbangan di daerah itu, pemerintah sedang membangun perluasan apron bandara untuk tempat parkir pesawat berbadan lebar seperti Airbus, yang mengangkut kepala negara dan tamu-tamu peserta WOC.

Gubernur Sulut, SH Sarundajang mengatakan, perluasan apron Bandara Samrat Manado bertaraf internasional terus dimatangkan, dengan luas 28.000 meter persegi serta target anggaran mencapai Rp40 miliar. "Perluasan apron sebagai bentuk kesiapan pemerintah menjadi Bandara Samrat sebagai bandara internasional, sehingga pesawat-pesawat berbadan lebar bisa masuk," katanya. 

Perluasan Apron sudah melalui kajian matang, termasuk didalamnya pertimbangan Amdal, dengan dokumen kelayakan lingkungan, sekaligus memperhatikan semua aspek keselamatan dan keamanan bandara. Saat ini, ukuran Apron Bandara Sam Ratulangi Manado hanya sekitar 28.000 meter persegi, sehingga tidak mampu menampung jumlah pesawat badan lebar jenis boeing 737 seri 400.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau