MANADO, SENIN- Menjelang penyelenggaraan konferensi kelautan dunia (World Ocean Conference/WOC) tahun 2009 mendatang, Sulawesi Utara membutuhkan tambahan frekwensi penerbangan ke dan dari Bandara Sam Ratulangi Manado.
Sekretaris Panitia Nasional WOC, Indriono Susilo, Senin (11/8), di Manado, mengatakan, target penambahan frekweni penerbangan itu lebih diprioritaskan pada maskapai internasional. Untuk itu, panitia nasional telah melakukan koordinasi dengan Kementrian Perhubungan, terkait upaya penambahan jalur penerbangan internasional di Kota Manado, dengan target operasional awal tahun 2009 sudah direalisasi.
Untuk Tahun 2008 baru maskapai penerbangan internasional yang menyatakan kesiapan masuk Kota Manado, yakni Silk Air dan Air Asia, khususnya melayani Manado-Singapura dan Manado-Malaysia. Target penambahan flight adalah untuk pesawat jenis Airbus, seperti Qantas Australia, Singapura Airlines, Thai Airlines, Emirates Airlines dan sebagainya.
Guna menunjang penambahan penerbangan di daerah itu, pemerintah sedang membangun perluasan apron bandara untuk tempat parkir pesawat berbadan lebar seperti Airbus, yang mengangkut kepala negara dan tamu-tamu peserta WOC.
Gubernur Sulut, SH Sarundajang mengatakan, perluasan apron Bandara Samrat Manado bertaraf internasional terus dimatangkan, dengan luas 28.000 meter persegi serta target anggaran mencapai Rp40 miliar. "Perluasan apron sebagai bentuk kesiapan pemerintah menjadi Bandara Samrat sebagai bandara internasional, sehingga pesawat-pesawat berbadan lebar bisa masuk," katanya.
Perluasan Apron sudah melalui kajian matang, termasuk didalamnya pertimbangan Amdal, dengan dokumen kelayakan lingkungan, sekaligus memperhatikan semua aspek keselamatan dan keamanan bandara. Saat ini, ukuran Apron Bandara Sam Ratulangi Manado hanya sekitar 28.000 meter persegi, sehingga tidak mampu menampung jumlah pesawat badan lebar jenis boeing 737 seri 400.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang