Urusi Pungli, Ketua KPK Dicemooh

Kompas.com - 12/08/2008, 15:16 WIB

Laporan Wartawan Warta Kota Ika Chandra Viyatakarti

JAKARTA, SELASA —
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mengaku sering menerima cemoohan karena kerap menaruh perhatian pada banyak kasus pungutan liar (pungli) yang terjadi di jajaran birokrasi, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Banyak yang mencemooh saya karena ngurusin kasus-kasus pungli. Tapi saya bilang, justru ini yang paling paling banyak terjadi dan enggak bisa dibiarkan," ujar Antasari seusai mengadakan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta dan jajaran birokrat Pemprov DKI di Ruang Balai Agung, Balai Kota, Jakarta, Selasa (12/8) siang.

Dalam pertemuan tertutup itu, Antasari mengaku telah memberikan peringatan kepada jajaran birokrasi Pemprov DKI tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pelayanan publik.

"Ini penting untuk menciptakan apa yang disebut good and clean governance. Pemprov harus terbuka kepada masyarakat, termasuk soal anggaran daerah, itu berapa, untuk apa, ke mana saja. Itu harus bisa diakses publik," ujar Antasari lagi.

Menurut Antasari, transparansi kebijakan dan pelayanan publik itu menjadi pekerjaan rumah utama bagi pemprov saat ini dan ke depan. Pasalnya, KPK banyak menerima pengaduan dan laporan dari masyarakat, terutama pungli pada berbagai aspek pelayanan publik di tempat ini. Antasari lantas menegaskan, KPK tak bakal segan menyidik praktik KKN di Pemprov DKI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau