Menlu: Surat Kongres AS Biasa saja

Kompas.com - 13/08/2008, 19:17 WIB

JAKARTA, RABU - Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda menyatakan tak ada yang istimewa dengan surat sejumlah anggota Kongres AS yang meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengambil langkah dalam pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap Filep Karma dan Yusak Pakage. Keduanya adalah warga Papua yang ditahan karena mengibarkan bendera bintang kejora di wilayah Abepura pada tahun 2004 lalu.  

 

"Santai saja. Surat itu bukan sesuatu yang luar biasa. Orang ngasih surat ya biasa saja. Dari segi kebijakan tidak akan membawa pengaruh banyak untuk kita. Orang bisa berpendapat apa saja. Ini kan masalah kita dan tentang kedaulatan kita. Sepanjang itu sesuai hukum kita, kita berhak menentukan kebijakan sendiri," kata Hassan di Jakarta, Rabu (13/8).  

 

Ia mengatakan, pihaknya sudah menugaskan perwakilan RI di Washington DC, Amerika Serikat, untuk meminta penjelasan Kongres AS terkait surat tersebut. "Mereka itu kan menyampaikan lewat surat, kita tidak mengerti masalahnya apa. Meminta penjelasan, juga untuk menegaskan prinsip kedaulatan kita, sudah sesuai dengan hukum kita," lanjutnya.  

 

Namun, Hassan tak menjawab tegas saat ditanya apakah surat tersebut bisa dikatakan sebagai bentuk intervensi AS terhadap kedaulatan Indonesia. "Saya tidak mengatakan begitu (intervensi AS). Yang penting kita tahu posisi kita, sudah menjalankan sesuai proses hukum. Orang lain boleh punya pendapat lain," jelasnya.     

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau