JAKARTA, KAMIS — Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) akan menghadiri peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-63 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8).
Gus Dur telah menerima undangan resmi dari Sekretariat Negara untuk menghadiri peringatan kemerdekaan. "Gus Dur menyatakan akan hadir di Istana, itu pernyataan beliau dan bisa dikutip media," kata Bambang, salah seorang staf Gus Dur, di Jakarta, Kamis (14/8).
Menurut Gus Dur, kehadirannya di Istana Merdeka karena terkait dengan kepentingan negara yang lebih besar dari kepentingan golongan. Karena itu, Gus Dur mengenyampingkan untuk sementara segala perbedaan dengan pemerintah.
Kecuali Soekarno dan Soeharto yang telah meninggal dunia, sepanjang sejarah Indonesia peringatan detik-detik proklamasi di istana sangat jarang dihadiri oleh mantan Presiden RI. Biasanya kehadiran mereka hanya dihadiri oleh anak atau kerabat saja.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang