BMW Tarik 150.000 Unit Seri 5, Seri 6 dan X3

Kompas.com - 14/08/2008, 20:22 WIB

FRANKFURT, KAMIS – BMW akan menarik 150.000  mobilnya yang beredar di Amerika Utara karena terdapat ‘kelainan’ pada airbag penumpang depan. Demikian pengumuman ini disampaikan  oleh pabrikan mobil premium paling besar di dunia, di Munich, Kamis (14/8).

Menurut juru bicara BMW di Munich, kendaraan yang ditarik produksi 2004 – 2006  lantaran ada kerusakan pada sistem sensor yang diletakkan di bawah bangku. Jadi, ketika menerima beban (penumpang) sensor baru bekerja bila terjadi tabrakan. Seandainya tidak ada penumpang dan terjadi kecelakaan, airbag tidak bekerja.

Problem terhadap BMW yang bakal ditarik ini, justru saat mobil mengalami kecelakaan,  airbag yang di bangku penumpang mengembang. Padahal, tidak ada penumpang. Setelah diselidiki, gangguan sistem airbag pada BMW itu yang beredar di  Amerika dan Kanada.

Mobil-mobil yang di recall dari model seri 3 (2006), seri 5 produksi 2004 sampai 2006 dan X3 produksi 2004-2006. Sekalipun usia produksi kendaraan sudah menginjak 4 tahun,  BMW memperlihatkan sikap  tanggung jawab terhadap nyawa manusia.

BMW akan mengirim surat kepada pemilik kendaraan yang dimulai September mendatang. Dan berharap, mobil tetap dipakai  bila  tidak ada tanda peringatan berupa lampu yang “berkedip-kedip”. “Dalam situasi seperti ini, kami menghimbau untuk sementara jangan ada penumpang di depan dan cepat diservice.,” himbau BMW.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau