Laporan Wartawan Kompas Johanes Waskita
BEIJING, SABTU - Kekalahan Flandy Limpele/Vita Marissa karena pasangan senior ini terbawa permainan lawan. Unggul 14-10 di game penentu atas pasangan Korea Selatan, Lee Yong-dae/Lee Hyo-jung, mereka membiarkan lawan menekan dan gagal melambatkan tempo permainan. Unggulan ketiga ini akhirnya menyerah, 9-21, 21-12, 16-21, Sabtu (16/8).
"Kami mengikuti permainan mereka. Saat menang di game kedua, kami berhasil memaksa mereka bermain lambat. Di game ketiga kami sudah unggul, tetapi mereka mampu menutup lapangan," ujar Vita.
Pasangan Korea Selatan mampu mempercepat tempo permainan karena servis Lee Hyo-jung yang sulit dikembalikan dengan baik. "Servisnya sangat tipis, kami tidak bisa langsung menekan. Apalagi, dia juga main bagus sekali di depan net hari ini," ujar Flandy.
Flandy dan Vita mencoba bersikap positif dengan mempersiapkan diri untuk perebutan perunggu melawan pasangan tuan rumah, He Hanbin Yu Yang. Sementara Due Lee/Lee maju ke final bertemu Nova Widianto/Liliyana Natsir.
"Masih ada hari esok untuk perebutan perunggu. Kami akan berusaha maksimal," ujar Flandy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang