Kido: Hadiah Ulang Tahun Indonesia

Kompas.com - 17/08/2008, 01:15 WIB

BEIJING, SABTU - Medali emas bulutangkis ganda putra yang diperoleh Markis Kido/Hendra Setiawan usai mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng (China) di final, Sabtu (16/8), menjadi persembahan terindah dari kedua pemain itu kepada bangsa Indonesia. Mereka menegaskan, emas itu sebagai hadiah bagi ulang tahun kemerdekaan Indonesia.

"Kami senang bisa mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Beijing. Ini hadiah untuk kemerdekaan Indonesia besok, juga hadiah yang manis untuk kami berdua, karena sama-sama lahir di bulan Agustus," ujar Kido dalam konferensi pers setelah upacara pengalungan medali.

Kido/Hendra mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng, 12-21, 21-11, 21-16. Tampil serba salah di game pertama, pasangan nomor satu dunia ini sangat gemilang di dua game berikutnya dan menghancurkan perlawanan Cai/Fu yang didukung ribuan penonton.

"Di game pertama, mereka tidak bermain bagus karena terlalu terburu-buru menyerang. Di game kedua kami sepenuhnya di bawah kendali mereka. Tak ada kesempatan untuk menyerang mereka sama sekali," ujar Fu Haifeng mengenai penampilan Kido/Hendra.  

"China adalah tempat keberuntungan kami. Di sini kami dua kali juara China Terbuka, 2006 dan 2007, dan di sini juga kami meraih emas Olimpiade. Kemenangan di China Terbuka menambah rasa percaya diri kami saat bermain di sini," ujar Kido.

Medali emas Olimpiade 2008 melengkapi gelar juara dunia 2007 yang diraih mereka di Kuala Lumpur , Malaysia. Keduanya belum memikirkan untuk kembali tampil di Olimpiade London 2012.

"Itu masih jauh. Yang dekat dulu, kami belum pernah juara di All England, sekarang itu target utama kami," ujar Hendra. (WAS)  

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau