MAKASSAR, SENIN - Pangkalan TNI AU Hasanuddin, Makassar, September, akan kedatangan lagi tiga pesawat tempur jenis Sukhoi dari Rusia. Tiga pesawat itu adalah bagian dari empat pesawat yang diprogramkan tiba di Makassar pada 2008 ini. Sebelumnya, sejak 2007 empat pesawat serupa telah berbasis di Skadron 11 Lanud Hasanuddin.
Panglima Komando Operasi TNI AU II Marsekal Muda Yushan Sayuti di Makassar, Sabtu (16/8), mengatakan, tiga pilot telah disiapkan untuk mengoperasikan pesawat. "Ketiga pilot itu baru saja mengikuti pendidikan dan pelatihan singkat tiga bulan di Rusia," ujar Yushan Sayuti.
Ketiga pilot tersebut adalah Mayor Pnb Ikoputro (Komandan Skadron Udara 11), Mayor Pnb Dedy Ilham Suryanto, dan Mayor Pnb David Yohan Tamboto.
Menurut Yushan, kedatangan pesawat-pesawat tempur modern yang dibeli dari Rusia ini akan menggantikan empat buah pesawat A-4 Skyhawk yang saat ini tidak diterbangkan lagi. Lanud Hasanuddin bakal lebih fokus mengoperasikan pesawat Shukoi untuk menjaga kedaulatan RI di kawasan timur Indonesia.
"Mengingat pertahanan udara itu tidak bersifat parsial, tentu saja tetap senantiasa saling berkoordinasi dalam skala nasional di bawah naungan Mabes TNI AU," katanya.
Kepala Penerangan Komando Operasi TNI AU II Mayor Sus Sonaji Wibowo menambahkan, sejauh ini pesawat Sukhoi yang ditargetkan berbasis di Makassar semuanya sebanyak 10 pesawat. "Kalau tidak ada perubahan jadwal, empat tambahan di antaranya ditargetkan tiba pada 2008 ini dan dua lainnya pada 2009," kata Sonaji.
Pesawat-pesawat tempur tersebut mempunyai daya jelajah yang lebih jauh, tanpa pengisian bahan bakar di tengah penerbangan. (NAR)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang