JAKARTA, SENIN - Slogan 'Ibu Cerdas, Anak Sehat' yang menjadi semangat didirikannya Posko Ibu dan Anak sebagai bagian dari deklarasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebagai Rumah Perempuan dikritik oleh Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri.
Megawati menuturkan banyak ibu yang cerdas akhirnya hanya memperhatikan dan mempercantik diri sendiri. "Belum tentu dari ibu yang cerdas ada anak-anak sehat, tergantung mentalnya dalam menjalankan peran di keluarga," ujar Megawati dalam deklarasi di Kantor DPP PDI-P di kawasan Lenteng Agung Jakarta Selatan, Senin (25/8).
Akibatnya mental perempuan yang demikian, kebutuhan mendasar anak-anaknya menjadi terabaikan. Ia bercerita, pernah memiliki tetangga seorang perempuan cerdas. Namun, anaknya hanya diberi jajan dan kurang diperhatikan kebutuhan gizinya. "Cantik dan cerdas itu bukan sekadar penampilan kita. Ibu yang cantik menghasilkan keluarga yang cantik," tegas Megawati.
Untuk itu, Mega mengharapkan melalui posko ini, PDI-P dapat memperlengkapi kader-kader perempuannya secara praktis. Dia mengimbau putrinya, Puan Maharani yang juga adalah Ketua DPP PDI-P Bidang Pemberdayaan Perempuan, untuk menghadirkan ahli gizi di setiap posko untuk mengajarkan kepada para ibu untuk mengerti soal gizi.
"Makanan bergizi tinggi tidak harus dari daging. Tapi juga bisa dari tempe atau ikan. Jadi jangan anggap tempe sebagai makanan miskin," katanya. Ditambahkan, di zaman ini sudah saatnya perepuan tidak lagi tenggelam dalam budaya debat kusir, namun mampu berdebat secara ilmiah. Oleh karena itu, Mega mengharapkan agar perempuan semakin giat membaca buku.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang