BREBES, KAMIS - Menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini, terdapat 17 titik rawan macet di Kabupaten Brebes yang perlu diwaspadai oleh pemudik. Data dari Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, Kamis (11/9), 17 titik tersebut meliputi Pasar Losari, Tanjung, Kersana, Bulakamba, Jatibarang, Sitanggal, Larangan, Linggapura, Bumiayu, Tikungan Bahupring Kalisalak, Simpang Tiga Tanjung, Simpang Tiga Pejagan, Wilayah Ketanggungan, Perlintasan KA Karangsawah, Tanjakan Siregol, Perlintasan KA Pagojengan-Paguyangan, serta pusat Kota Brebes.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes, Sutriyono mengatakan, potensi rawan macet disebabkan beberapa hal, diantaranya pasar tumpah, parkir di badan jalan, perbaikan ruas jalan, dan kendaraan yang melambat pada beberapa tanjakan.
Menurut dia, beberapa upaya untuk mengantisipasi kemacetan yaitu dengan memflashing (kedip kuning) lampu pengatus lalu lintas, mengendalikan dan mengamankan lokasi pasar tumpah, membagi lajur lalu lintas menjadi 3-1, memasang rambu portable, barikade, dan traffic cone, serta menempatkan petugas di titik rawan kemacetan.
Pemerintah juga menyiapkan jalur alternatif, selain jalur utama pantura, jalur tengah antara Pejagan-Prupuk, dan jalur selatan antara Tonjong-Paguyangan. Jalur alternatif di Brebes yang dapat dilalui pemudik meliputi jalur alternatif Tanjung-Kersana, Bojo ngsari-Ketanggungan, Klampok-Sitanggal, Ketanggungan-Jatibarang, dan Tangglok-Songgom. "Kami juga menyiapkan personel, sarana prasarana, dan melakukan koordinasi dengan lintas instansi," ujarnya.
Menata Pedagang Tiban
Kepala Seksi Ketertiban dan Kebersihan Kantor Pengelolaan Pasar Kabupaten Brebes, Wiryono mengatakan, menghadapi arus mudik kali ini, pemerintah juga akan menata pedagang tiban yang biasa bermunculan di pasar tradisional. Para pedagang tersebut jangan sampai meluber ke jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas.
Menurut dia, menjelang lebaran, peningkatan jumlah pedagang di pasar tradisional bisa mencapai 25 persen bila dibandingkan hari-hari biasa. Barang dagangan yang banyak dijual yaitu pakaian dan bunga untuk ziarah makam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang