PASURUAN, SELASA - Korban kritis dalam insiden pembagian zakat berujung maut di Pasuruan bertambah satu orang. Sofiyatun (22), warga Desa Kepel Krajan, Pasuruan, harus masuk ruang ICU setelah denyut nadinya melemah dan mengeluh sesak napas. Korban kritis lainya bernama Wajinah.
Menurut Markani, paman Sofiyatun, kondisi keponakannya sempat membaik. Ia bahkan terlihat sehat ketika menerima kunjungan calon gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dini hari tadi. "Ternyata denyut nadinya melemah pagi ini. Ia mengeluh dadanya sangat sesak," kata Markani.
Tim perawat sempat panik setelah mendapat laporan Markani perihal kondisi kesehatan keponakannya. Pasalnya, korban terlihat sangat lemas. Perawat pun bergegas membawa korban ke ruang ICU sekitar pukul 09.30. Seorang perawat bernama depan Umi membenarkan kondisi Sofiyatun mengkhawatirkan sehingga wajib dimasukkan ke ruang perawatan khusus.
Selain dua korban di ICU, tercatat sembilan korban lain masih dirawat
di ruang bedah RSUD Dr Soedarsono. Rata-rata korban menderita luka di dada akibat terinjak-injak saat menunggu giliran pembagian zakat dari H Saikhon di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Pasuruan, Senin (15/9) pagi. Sebanyak 21 korban tewas dalam insiden memilukan itu. rey