Tony Blair Kembali Masuk Kampus

Kompas.com - 20/09/2008, 11:36 WIB

NEW HAVEN, SABTU — Mantan PM Inggris Tony Blair kembali masuk kampus, Jumat, meluncurkan peran barunya sebagai pemberi kuliah mengenai agama di universitas terkemuka AS, Universitas Yale.

Blair, yang memeluk Katolik setelah meninggalkan jabatannya pada 2007 dan berbicara terus terang mengenai kepercayaannya saat masih menjabat perdana menteri, memberikan kuliah perdana dari lima kuliah di universitas terkenal di Negara Bagian Conneticut itu.

Dalam sesi tanya jawab di depan lebih dari 2.000 mahasiswa yang serius mendengarkan ceramahnya di Balai Woolsey, Blair yang mundur setelah satu dekade berkuasa mendapat kritikan karena dukungannya yang kuat terhadap perang pimpinan AS di Irak.

Pekerjaan paruh waktu tersebut, ia akan memberikan lima mata kuliah setahun selama tiga tahun untuk 25 mahasiswa, dilakukan saat ia sibuk selaku utusan perdamaian Timur Tengah dan konsultan bisnis yang mendatangkan banyak penghasilan.

Blair, yang mengenakan busana serba biru dan datang bersama beberapa anggota Scotland yard, sudah sangat mengenal lingkungan kampus Yale di kota tenang New Haven, sehubungan putra sulungnya, Euan, juga lulusan dari sana pada tahun ini. Ia menggambarkan para mahasiswa sebagai "sangat cerdas" pada kuliah pertamanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau