PALEMBANG, SELASA - Pemudik yang akan melewati wilayah Sumatera Selatan melalui jalintim dari arah Lampung maupun dari arah Jambi dihimbau berhati-hati karena wilayah tersebut rawan kriminalitas misalnya perampokan.
Daerah yang rawan terletak di perbatasan Jambi-Sumsel di Kabupaten Musi Banyuasin dan perbatasan Lampung-Sumsel di Kabupaten Ogan Komering Ilir .
Hal itu diungkapkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumsel Brigadir Jenderal Ahmad Ismail melalui Direktur Lalu Lintas Komisaris Besar Bambang Santoso, Selasa (23/9) di sela gelar pasukan Operasi Ketupat Musi 2008.
Bambang tidak bersedia menyebutkan titik-titik rawan tersebut, namun Bambang memastikan di setiap lokasi yang rawan kriminalitas sudah ditempatkan anggota polisi. Bambang mengatakan, para petugas di posko simpatik di wilayah Polda Sumsel telah dilengkapi perlengkapan yang memungkinkan pemudik melakukan perjalanan pada malam hari.
Saat ditanya tentang penerjunan para penembak jitu (sniper), Bambang mengatakan hal itu bukan wewenang polisi lalu lintas. Namun, sebelumnya Kepala Polda Sumsel Inspektur Jenderal Ito Sumardi mengatakan penerjunan penembak jitu di daerah rawan kriminalitas belum perlu.
Operasi Ketupat Musi 2008 di Sumsel berbeda dengan operasi ketupat sebelumnya karena warga Sumsel baru saja melaksanakan Pilkada gubernur. Potensi konflik pascapilkada yang bersamaan dengan arus mudik menjadi perhatian kepolisian.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang