Lebaran, Waspadai Kecurangan Parkir di Yogyakarta

Kompas.com - 24/09/2008, 19:45 WIB

YOGYAKARTA, RABU - Beberapa warga mendesak supaya Pemerintah Kota Yogyakarta dan pemerintah kabupaten serius memerhatikan parkir selama liburan Lebaran. Harus ada petugas di titik-titik rawan kecurangan parkir, dan petugas tersebut mesti aktif memantau.

"Kalau pada hari-hari biasa saja parkir di Yogyakarta banyak kecurangan, apalagi saat Lebaran. Malioboro pasti akan kacau," ujar Angelucia Yosefin (25), warga Condong Catur, Kamis (24/9).

Menurutnya, kalau mau serius, Pemkot Yogyakarta dan Pemkab se-DIY bisa menempatkan petugas (bukan petugas parkir) di titik-titik rawan seper ti Malioboro, Jalan Solo, Jalan Mataram, bahkan hingga area Taman Pintar.  

"Namun petugasnya harus aktif memantau. Kalau pasif, ya akan sama saja. Masa Pemkot tidak risih dengan urusan parkir. Itu kan masalah di depan mata dan semua warga Yogya sudah jengkel, tapi enggak pernah ada solusi," ucapnya.

Moko (27) karyawan swasta, Minggu lalu harus membayar Rp 2.000 untuk parkir di depan Gedung DPRD DIY. Biasanya ia hanya membayar Rp 1.000, dan itu pun karcis nya tertera Rp 500. Pada akhir pekan, pengunjung menjadi mangsa empuk juru parkir Malioboro. Juru parkir menetapkan tarif Rp 1.500, atau lebih mahal Rp 500 ketimbang hari-hari biasa.

Namun, menurut seorang juru parkir yang meminta namanya tidak disebut, para juru parkir sebenarnya berada dalam posisi sulit. "Preman di Malioboro menekan kami. Mereka meminta jatah setoran yang lebih banyak. Kami serba susah karena di sisi lain, hanya inilah lapangan pekerjaan kami. Tolong itu dipahami pula oleh Pemkot. Kalau boleh memilih, mendingan jukir (juru parkir) digaji bulanan oleh Pemkot, dan kami lepas dari urusan dengan preman," ujar juru parkir tersebut.  

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau