Ada Caleg Dicalonkan Dua Partai Di Pontianak

Kompas.com - 25/09/2008, 18:28 WIB

PONTIANAK, KAMIS - Meski partai politik sudah diberi kesempatan untuk memperbaiki persyaratan maupun daftar calon legislatif yang akan diusung dalam Pemilu 2009, namun KPU Pontianak masih memukan caleg yang dicalonkan oleh lebih dari satu parpol. Selain itu juga ada caleg yang belum memenuhi persyaratan umur pencalonan.

Ada satu caleg yang terdaftar di pencalonan dua parpol. Untuk kasus ini kami masih mencoba mengklarifikasi kepada yang bersangkutan. "Sementara untuk satu caleg yang ditemukan masih di bawah umur, yakni hingga saat ini masih berumur 19 tahun, kami akan langsung mencoretnya," kata anggota KPU Pontianak Sujadi, Kamis (25/9).

Dalam pencalonan tersebut, KPU Pontianak juga menemukan ada dua caleg yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS), namun sudah memasuki masa pensiun. Terhadap dua caleg tersebut, KPU Pontianak masih menolerir karena yang bersangkutan pada Desember 2008 sudah pensiun. "Saat pemilu 2009 nanti, keduanya sudah pensiun," kata Sujadi.

Terkait dengan dua kepengurusan PKB di Pontianak yang mengajukan celeg, KPU Pontianak sudah mengambil sikap untuk menerima pencalonan dari kepengurusan PKB Pontianak yang dipimpin S Abdillah Hamid dan mengugurkan pencalonan dari kepengurusan PKB Pontianak yang dipimpin Adnan Sahab.

Sejauh ini ada 1.183 caleg dari 38 parpol yang mendaftar untuk memperebutkan kursi wakil rakyat di Kota Pontianak.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau