1824 Motor Mudik Bareng Berangkat Pagi Ini

Kompas.com - 26/09/2008, 05:17 WIB

JAKARTA, JUMAT - 1824 motor berangkat menuju Kota Yogyakarta, Jumat (26/9) pagi ini. Dari Kantor PT Astra Honda Motor, Jl. Laksda Yos Sudarso, Sunter 1, Jakarta Utara rombongan mudik bareng Honda ini bakal melewati jalur pantura. Rombongan ini diberangkatkan pkl. 05.00 WIB dan dilepas oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Program Mudik Bareng Honda yang diselenggarakan Honda bekerja sama dengan Warta Kota, Radio Sonora, Harian Surya (Surabaya) dan Harian Tribun Jabar (Bandung) tahun 2008 ini diikuti sekurangnya 3.000 lebih peserta.

Sekitar 16 motor 3 mobil polisi akan mengawal iring-iringan. Menurut Brigadir Ardi BK, tiga bus juga disediakan panitia untuk ibu dan anak. Menurut Ardi, kecepatan motor akan dibatasi berkisar antara 50-60 km/jam. "Kita lihat kondisi jalan. Bila jalanan bagus dan arus kendaraan tidak begitu padat, maka kita akan tambahi kecepatannya."

Istirahat akan dilakukan setiap 100 kilometer. Pengecekan kendaraan dan istirahat akan dilakukan per 200 cek poin. Ardi mengatakan, rencananya rombongan akan buka puasa di Semarang dan diperkirakan sampai Yogyakarta pkl. 22.00 WIB hari ini.

Beberapa posko untuk istirahat dan tempat perpisahan antara lain pos 1 di Cikampek, pos 2 di Indramayu, pos 3 di Losari/Gebang, pos 4 di Batang, pos 5 di Bawen, dan pos buka puasa akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Rencananya sesampai di Semarang, rombongan akan disambut Gubernur, Bibit Waluyo. Sementara akhir perjalanan akan bertempat di Universitas Negeri Yogyakarta disambut oleh seketaris daerah Yogyakarta, Tri Harjun Ismaji.

Tiga bus juga disediakan panitia untuk ibu dan anak. Nantinya menurut Ardi, untuk kecepatan motor berkisar antara 50-60 km/jam. "Kita lihat kondisi jalan. Bila jalanan bagus dan arus kendaraan tidak begitu padat, maka kita akan tambahi kecepatannya."

Hingga 26 September pkl. 03.30, peserta mudik bareng untuk jurusan Semarang -Yogya sebanyak 256 peserta (motor). Untuk Bandung-Yogya ada 627 peserta (motor), dan Surabaya - Yogya ada 594 peserta (motor).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau