SURABAYA, SENIN - Menjelang Lebaran, jumlah pendonor darah di Unit Tranfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kota Surabaya terus turun hingga 37,5 persen. Jika pada hari biasa jumlah pendonor rata-rata mencapai 400 orang per hari, volume pendonor darah yang seminggu lalu turun menjadi 300 pendonor, kini kembali merosot hingga 250 orang per hari.
Demikian dikatakan Kepala Humas UTD PMI Kota Surabaya, Agung Tri Jutanto, Senin (29/9) di Surabaya. "Pada masa ramadhan jumlah pendonor terus berkurang. Padahal permintaan darah terus berdatangan," tuturnya.
Sejak tanggal 1 September 2008 hingga 24 September 2008, permintaan darah ke ITD PMI Kota Surabaya mencapai 10.961 kantong. Dari jumlah tersebut, 2.392 kantong darah digunakan untuk kebutuhan Rumah Sakit Umum Dr Soetomo, dan 8.569 kantong darah untuk rumah sakit lain baik dari dalam maupun luar Kota Surabaya.
Selain mencukupi kebutuhan beberapa rumah sakit di Jawa Timur, UTD PMI Kota Surabaya juga menjadi rujukan rumah sakit dari beberapa daerah, seperti Yogyakarta, Semarang, Solo, Kudus, hingga Medan. Permintaan darah terbanyak didominasi pada jenis darah komponen sebanyak 8.413 kantong. Sedangkan kebutuhan darah jenis whole blood mencapai 2.548 kantong darah.
Untuk menggugah minat masyarakat berdonor darah, UTD PMI Kota Surabaya membuka posko donor darah di beberapa tempat, seperti ITC Mega Grosir, BG Junction Mall, dan Giant. Jika seminggu lalu dapat dihimpun rata-rata 200 pendonor per hari, namun kini jumlah pendonor yang terjaring tiggal 40 hingga 50 pendonor per hari.
"Pada liburan Lebaran ini kami tetap memohon kepada masyarakat untuk bersedia mendonorkan darahnya. Persediaan darah kami sedang kritis," ujarnya.
Agus seorang pendonor mengatakan, sebelum mudik ke daerah asalnya di Semarang ia menyempatkan diri untuk donor darah. Menurutnya, mendonorkan darah justru menjadikan badan lebih segar dan tidak memengaruhi vitalitas tubuh.
"Donor darah sudah menjadi kebiasaan saya setiap bulan. Badan tetap segar tapi sekaligus juga memberikan manfaat bagi orang lain yang membutuhkan," tuturnya.
Hingga Senin (29/9), stok darah di UTD PMI Kota Surabaya sebanyak 272 kantong darah untuk whole blood, 95 kantong pack red cell , 242 kantong trombosit, dan 1.136 kantong darah komponen.
Dalam sebulan terakhir, jumlah pendonor darah sukarela sebanyak 6.394 orang. Sementara itu, jumlah pendonor darah pengganti sejumlah 189 orang dan donor apheresis atau pendonor darah khusus trombosit satu orang. Dari total jumlah pendonor darah di UTD PMI Kota Surabaya sebanyak 6.584 orang, 5.304 orang adalah pendonor darah lama dan 1.280 lainnya pendonor darah baru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang