KBRI Kuala Lumpur Bekerja pada Malam Takbiran

Kompas.com - 01/10/2008, 04:37 WIB

KUALA LUMPUR, RABU - Para pejabat dan staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Selasa (30/9) malam, sibuk mendata dan melayani 88 orang yang selamat dari kapal barang kayu yang tenggelam di dekat West Port, Klang, Selangor. Duta Besar RI untuk Malaysia Da’i Bachtiar memimpin langsung kesibukan tersebut, hadir pula atase imigrasi, kepala staf perlindungan dan pelayanan WNI, atase perhubungan dan ibu-ibu Dharma Wanita.

Sebagian staf KBRI yang seharusnya libur dan mempersiapkan Idul Fitri bersama keluarga terpaksa masuk kantor untuk mendata mereka yang selamat dan masih hilang, memberikan pakaian yang layak agar besok mereka bisa ikut merayakan Idul Fitri 1429 Hijriah.

"Saya mau mereka ikut shalat Idul Fitri bersama kami di wisma duta. Kemudian jika kapal yang akan membawa mereka pulang ke Sumatera tiba maka mereka bisa langsung kembali ke tanah air dan kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarganya," kata Da’i Bachtiar.

Oleh sebab itu, KBRI sibuk mendata identitas mereka, siapa rombongannya yang masih hilang, masuk rumah sakit, meninggal dan barang-barang yang bisa diselamatkan atau ikut tenggelam bersama kapalnya.

Sebuah kapal kayu mengangkut barang dagang tenggelam tidak jauh dari West Port, Klang, sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Kapal tersebut mengangkut sekitar 150 WNI yang hendak pulang kampung ke Sumatera untuk merayakan Idul Fitri.

Tenggelamnya kapal itu telah menewaskan 12 orang terdiri 11 wanita dan satu lelaki, 125 orang selamat. Sebanyak 125 orang yang selamat, 18 orang harus dirawat di Rumah Sakit (Hospital) Tengku Ampuan Rahimah, diantaranya tiga wanita hamil dan tiga anak-anak di bawah lima tahun. Sebanyak 88 penumpang yang selamat ditahan di kantor polisi Klang.

Hasil pembicaraan dan perjuangan yang gigih dari KBRI maka mereka tidak dijebloskan ke penjara Imigrasi Malaysia. Polisi mengizinkan mereka dibawa ke kedutaan kemudian dipulangkan secepatnya ke tanah air.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau