Ancol Dipadati 100.000 Pengunjung

Kompas.com - 02/10/2008, 13:33 WIB

JAKARTA, KAMIS - Pengunjung Taman Impian Jaya Ancol, hingga pukul 12.00 WIB, mencapai 93.000 orang. Jumlah ini melebihi jumlah pengunjung dalam waktu setengah hari dari tahun ke tahun.

Pengelola Taman Impian Jaya Ancol sendiri menargetkan 150.000 pengunjung hingga pukul dini hari nanti. "Itupun belum termasuk jumlah pengunjung yang datang secara rombongan. Kira-kira sekarang sudah mencapai 100.000 lebih," ujar Corporate Secretary Taman Impian Jaya Ancol, Sofia Cakti, kepada wartawan di pos penjagaan Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, Kamis (2/10).

Kepala Divisi Rekreasi dan Resor Taman Impian Jaya Ancol, F X Husni, menuturkan sebagian besar pengunjung kebih memilih menikmati hiburan di Dunia Fantasi. Sampai saat ini sudah 50 persen dari jumlah pengunjung yang memasuki Dufan.

Pada Lebaran kali ini, pengelola Taman Impian Jaya Ancol mempertunjukkan Crazy Bubble Magic. Pertunjukan internasional ini menjadi andalan pada liburan hari raya Idul Fitri. Pada pertunjukan dari Itali tersebut, berlokasi di Hall Rama Sinta.Selain itu, pengelola juga menampilkan Lily, lumba-lumba yang sedang hamil satu bulan, di Gelanggang Samudra Ancol. Namun, Lily hanya dapat dilihat dari dinding kaca akuariumnya.(BOB)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau