Soetrisno Bachir, Konsentrasi Besarkan Partai

Kompas.com - 09/10/2008, 23:45 WIB

JAKARTA, KAMIS - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir saat ini berkonsentrasi penuh untuk membesarkan partainya. Itu sebabnya, tidak tertarik untuk ikut konvensi calon presiden Partai Bintang Reformasi. Demikian penjelasan siaran pers yang diterima Kompas dari Humas PAN di Jakarta, Kamis (9/10) malam.

Siaran ini menjawab tentang wacana disebutnya Soetrisno masuk dalam bursa capres dalam konvensi PBR. Seluruh energi dan potensi sumber daya Soetrisno Bachir sedang dicurahkan untuk membesarkan PAN. Artinya, tidak ada sedikitpun pikiran mendaftar konvensi capres di partai lain. Selain itu, Soetrisno sendiri belum menyatakan maju dalam pilpres 2009. Meskipun, sudah banyak aspirasi yang mendorong agar Soetrisno Bachir maju dalam pilpres mendatang.

Usulan pencalonan itu tidak hanya datang dari internal PAN, tetapi sejumlah elemen masyarakat juga ada yang mengajukan. Bahkan, saat ini sudah bermunculan relawan-relawan Soetrisno Bachir di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur yang mendorong Soetrisno maju capres.

Diantara kelompok masyarakat yang mendorong Soetrisno maju dalam pilpres mendatang menamakan dirinya sebagai Repro SB (Relawan Pro Soetrisno Bachir), Relawan Solusi Bangsa (RSB) dan SB Fans Club. Namun, meski sudah bermunculan relawan SB for president, Soetrisno tetap tidak akan menyatakan bersedia maju sebelum hasil pemilu dan UU Pilres jelas.

Soetrisno berterima kasih pada PBR yang memberi tawaran ikut konvensi capres. Tapi, sekarang bukan saat yang tepat untuk bicara capres. Apalagi, situasi ekonomi nasional sedanag menghadapi ancaman krisis global. Adalah tidak elok dan kurang pantas bicara capres sementara rakyat dan bangsa Indonesia terancam krisis multidimensi. Saat ini yang diperlukan sekarang adalah energi positif untuk menuntun bangsa ini keluar dari ancaman krisis keuangan global. (MAM)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau