AGATS, SABTU - PT Freeport Indonesia berusaha berpartisipasi dalam Festival Budaya Asmat di Agats, Ibukota Asmat Provinsi Papua dengan mendatangkan empat pesawat berisi para ekspatriat dan tamunya. Mereka akan diajak untuk berpartisipasi dalam pelelangan hasil ukiran para seniman asli Asmat dan melihat dari dekat keunikan serta kekayaan budaya masyarakatnya.
Juru Bicara PT FI, Mindo Pangaribuan, Sabtu (11/10), mengatakan Freeport mengerahkan empat penerbangan dalam dua hari pagelaran pada tanggal 10 dan 11 Oktober 2008.
Setiap penerbangan berisi 14 orang yang sembilan diantaranya ekspatriat. Freeport mencarter pesawat dari Timika menuju Landasan Ewer di Asmat. Penerbangannya ditempuh sekitar satu jam. Dari Ewer, tamu harus menumpang motorcepat (speedboat) atau perahu masyarakat untuk mencapai Agats yang ditempuh 30 menit.
Mindo mengatakan Festival Budaya Asmat sangat menarik bagi Freeport untuk meningkatkan pemahaman karyawan dan manajemen mengenai kebudayan lokal, sosial, bahasa, dan ekonomi masyarakat. Beberapa perhatian nyata yaitu menjadi sponsor dua buku mengenai Kamoro dan Amungme serta buku Mengenal Papua karya Karl Muller.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang