Freeport Datangkan Empat Pesawat Pelelang Ukiran Asmat

Kompas.com - 11/10/2008, 08:46 WIB

AGATS, SABTU - PT Freeport Indonesia berusaha berpartisipasi dalam Festival Budaya Asmat di Agats, Ibukota Asmat Provinsi Papua dengan mendatangkan empat pesawat berisi para ekspatriat dan tamunya. Mereka akan diajak untuk berpartisipasi dalam pelelangan hasil ukiran para seniman asli Asmat dan melihat dari dekat keunikan serta kekayaan budaya masyarakatnya.

Juru Bicara PT FI, Mindo Pangaribuan, Sabtu (11/10), mengatakan Freeport mengerahkan empat penerbangan dalam dua hari pagelaran pada tanggal 10 dan 11 Oktober 2008.

Setiap penerbangan berisi 14 orang yang sembilan diantaranya ekspatriat. Freeport mencarter pesawat dari Timika menuju Landasan Ewer di Asmat. Penerbangannya ditempuh sekitar satu jam. Dari Ewer, tamu harus menumpang motorcepat (speedboat) atau perahu masyarakat untuk mencapai Agats yang ditempuh 30 menit.

Mindo mengatakan Festival Budaya Asmat sangat menarik bagi Freeport untuk meningkatkan pemahaman karyawan dan manajemen mengenai kebudayan lokal, sosial, bahasa, dan ekonomi masyarakat. Beberapa perhatian nyata yaitu menjadi sponsor dua buku mengenai Kamoro dan Amungme serta buku Mengenal Papua karya Karl Muller.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau