Wanita Muda Tewas Bugil di Kontrakan

Kompas.com - 13/10/2008, 15:55 WIB

BANDUNG, SENIN - Sesosok mayat wanita muda ditemukan tewas dalam kondisi telanjang di tempat tidur di kamar kontrakan di Cicabe RT 01 RW 06, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati, Kota Bandung, Senin siang (13/10).
    
Kapolsekta Antapani AKP Asral Bahar yang ditemui di TKP mengatakan, jenazah wanita yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan oleh tetangga korban, Oman (67), kemudian dilaporkan kepada pemilik kontrakkan, yakni pasangan suami istri, Ny Aisyah (42) dan Tatang (45).
    
"Menurut saksi, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.00. Saat itu ada yang mau mengontrak lagi. Karena pintu kamar ukuran 3 X 4 meter itu dalam keadaan terkunci sehingga dibongkar melalui jendela, ternyata kuncinya masih tergantung dan di atas tempat tidur ada sosok wanita telanjang yang tidak bernyawa," kata Kapolsekta.
    
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban diduga sakit dan tidak ada yang membantu sehingga tidak diketahui saat mengembuskan napas terakhir. Bahkan, Ny Aisyah, istri pemilik kamar kontrakan juga tidak mengetahui identitas korban karena korban jarang keluar rumah.
    
Menurut Ny Aisyah, tiga bulan lalu wanita tersebut datang diantar oleh seorang laki-laki yang mengaku suaminya. Saat itu Ny Aisyah tidak meminta identitas apa pun. Wanita tersebut membayar kontrakannya sebesar Rp 250.000 per bulan. "Di lokasi kejadian ada lima kamar yang sengaja untuk dikontrakkan. Kami masih menyelidiki kasus itu," kata Kapolsekta.
    
Guna mengetahui sebab kematian wanita tersebut, polisi mengirim jenazah ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk diotopsi. Selain itu, aparat kepolisian juga masih mencari suami korban dan meminta keterangan beberapa saksi lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau