PSMS Ditahan Persita

Kompas.com - 14/10/2008, 21:06 WIB

SEMARANG, SELASA - Tuan rumah PSMS Medan gagal meraih angka penuh setelah ditahan imbang tamunya, Persita Tangerang, 2-2 (0-1) pada pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Jatidiri Semarang, Selasa (14/10) petang.

Pertandingan kedua tim yang disaksikan sekitar 500 penonton itu berlangsung dalam tempo lamban, terutama pada babak kedua. Sedangkan pada babak pertama kedua tim bermain cukup kencang meskipun lebih banyak didominasi tim tamu.

Pada babak pertama, tim asuhan pelatih Agus Suparman lebih banyak menguasai pertandingan dengan serangan cukup merepotkan lini pertahanan PSMS yang dikoordinasi Patricio Jimenez.

Tim tamu mendapat peluang ketika striker I Made Adi Wirahadi menerima umpan dari temannya tepat di depan gawang PSMS yang dijaga Ghali Sudaryono, tetapi tendangannya terlalu tinggi.

Persita unggul 1-0 melalui gol yang dicetak Christian Bekatal pada menit ke-8. Gol tersebut terjadi melalui sundulan kepala yang dilakukan pemain bernomor punggung 26 setelah menerima umpan dari sepak pojok yang dilakukan kapten Persita, Cucu Hidayat dan gagal diantisipasi Ghali Sudaryono.

Unggul satu gol tidak menjadikan pemain tim berjuluk Pendekar Cisadane itu puas, mereka terus menggempur pertahanan PSMS dan berkali-kali Ghali Sudaryono harus jatuh-bangun menyelamatkan gawangnya.

Tendangan keras Christian Bekatal sebanyak dua kali mampu ditepis kiper Medan yang tampil cemerlang. Sementara itu PSMS kesulitan mendekat ke daerah pertahanan Persita yang dikoordinasi Bruno Casmir.

Akibatnya, pemain tim Ayam Kinantan justru sering melancarkan tendangan langsung dari jarak jauh seperti yang dilakukan Leonardo Martin tetapi berhasil ditepis kiper Persita, Wawan Hendrawan.

Memasuki babak kedua, tim tuan rumah lebih mendominasi jalannya pertandingan dengan berani menusuk ke jantung pertahanan Persita tetapi gagal di kaki pertahahan tim Pendekar Cisadane.

PSMS berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol yang dicetak Fabricio Bastos menit ke-61. Gol tersebut terjadi melalui tendangan voli pemain bernomor punggung 22 tersebut setelah menerima umpan silang dari Patricio Jimenez.

Persita kembali unggul 2-1 melalui gol yang dicetak Lubis Sukur yang masuk di babak kedua menggantikan I Made Adi Wirahadi pada menit ke-84. Gol tersebut terjadi setelah pemain ini menerima umpang tendangan lambung dari rekannya.

Umpan lambung tersebut disangka pemain PSMS "off side" tetapi wasit ternyata tidak meniup peluit sehingga Lubis Sukur langsung membawa bola ke depan gawang dan sempat disongsong kiper Ghali Sudaryono tetapi mental dan langsung ditembak ke gawang PSMS yang sudah kosong.

PSMS berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tendangan penalti pada menit "injury time" atau 90+2 yang dilakukan Leonardo Martin.

Penalti terjadi setelah Fabricio Bastos dihalang-halangi pemain belakang Persita, Syamsudin sehingga wasit menunjuk titik putih. Leonardo yang bertindak sebagai eksekutor langsung menghujam gawang Wawan Hendrawan sehingga kedudukan 2-2 bertahan hingga pertandingan usai.

Wasit Suwartono dari Mojokerto mengeluarkan kartu kuning untuk Cucu Hidayat dan Adolfo Souza (Persita Tangerang). (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau