China Serius Tanam Investasi di Kawasan ASEAN

Kompas.com - 21/10/2008, 21:41 WIB

NANNING, SELASA - Pemerintah China akan membahas rencana penanaman modal negara itu dengan wakil-wakil negara anggota ASEAN dalam pertemuan bisnis dan investasi ke-5 (China-ASEAN Business and Investment Conference - CABIS) yang akan dilangsungkan di Nanning, Guangxi, Rabu (22/10) besok.   "Dalam pertemuan ini wakil-wakil dari China dan ASEAN menyampaikan peluang investasi di negara masing-masing kepada pengusaha kedua belah pihak," tutur Wagub wilayah otonomi khusus Guangxi, Li Jinzao kepada wartawan di Nanning, Selasa (21/10).

CABIS ke-5 akan dilangsungkan bersamaan dengan Pameran Dagang China-ASEAN (CAEXPO ke-5) yang diikuti 3.300 stan berasal dari 10 negara ASEAN dan tuan rumah, China. Indonesia yang berada di Hall 13 bersama Myanmar diwakili 65 stan yang menampilkan berbagai produk seperti kerajinan (kayu, rotan dan anyaman), meubelair, sarang burung walet dan rempah-rempah.

 Jinzao lebih jauh mengemukakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan  data mutakhir mengenai peluang investasi dan kebijakan di masing-masing negara mitra mengenai sekitar 200 proyek di Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam.   Proyek-proyek investasi yang akan ditanamkan termasuk pembangunan infrastruktur, enginering, tenaga listrik, pertambangan dan metalurgi, produk hitech dan industri kimia.

Dalam CABIS ke-5, menurut Jinzao, Menteri Perdagangan dan Industri China dan menteri-menteri lainnya juga akan menandatangani naskah kesepakatan pemberian bantuan dan berbagai proyek kerjasama dengan wakil-wakil negara-negara ASEAN. Namun, ia tidak merinci lebih jauh bentuk kongkret naskah kerjasama yang akan ditandatangani nanti.

Jinzao pada bagian lain mengemukakan bahwa dalam upaya meningkatkan kerjasama ekonomi antara negaranya dengan ASEAN, pihaknya akan memperbarui data base lebih dari dua juta perusahaan China dan perusahaan dari negara-negara ASEAN serta menyediakan data sepanjang hari (365 hari setahun) menyangkut upaya peningkatan kerjasama ekonomi bagi kedua belah pihak. Mengenai CAEXPO, Jinzao mengemukakan bahwa mata dagangan yang dipamerkan adalah produk-produk yang memiliki peluang dan potensi tinggi untuk dijual di pasar China maupun di negara-negara ASEAN seperti elektronika, furnitur, permata, batu berharga, minyak sawit, material pembangunan dan alat-alat berat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau