Pansus: Waktu Satu Bulan Tak Realistis

Kompas.com - 23/10/2008, 19:29 WIB

JAKARTA, KAMIS- Anggota Pansus Penculikan Aktivis dan Penghilangan Orang secara Paksa, Suryama M Sastra, menilai waktu satu bulan yang diberikan oleh keluarga korban kepada Pansus untuk mengungkap kasus tersebut dengan pendekatan yudisial maupun politik sangat tak realistis.

Suryama mengatakan hal itu seusai konferensi pers bersama keluarga korban yang difasilitasi Kontras di kantor Kontras, Jl Borobudur, Jakarta, Kamis (23/10) petang ini. Anggota Pansus yang hadir di antaranya Wila Chandrawila Supriadi dan Benny K Harman.

"Kalau dalam waktu satu bulan untuk menyelesaikan kasus yang cukup kompleks seperti ini, saya kira perlu dipertimbangkan juga faktor-faktor prosedural. Jadi tidak bisa sekali waktu dapat diselesaikan, tapi bukan berarti kami tidak serius, ini realistis saja," kata Suryama.

Politisi PKS itu mengatakan, hal yang perlu dititikberatkan dalam kinerja Pansus ini terkait fungsi pengawasan harus lebih ketat. "Karena sejak awal ada indikasi terjadi pembelokan dari tujuan utama untuk mengungkapkan kasus ini dan kemungkinan ditunggangi muatan politis itu banyak, maka Pansus ini harus diawasi dengan ketat," jelasnya.

Ia menandaskan pimpinan DPR perlu berunding ulang untuk memandatkan Pansus ini perlu tidaknya dilanjutkan dan membahas kasus ini lebih spesifik. Anggota Pansus lainnya, Wila Chandrawila Supriadi, meminta keluarga korban menghilangkan prasangka negatif pada Pansus sebelum bekerja.

"Kami akan reses dulu dan mulai bekerja lagi 28 November nanti, jadi beri kami waktu. Rekomendasi Kontras akan kami jadikan pedoman untuk disampaikan pada Pemerintah agar Kejagung dapat menindaklanjuti temuan Kontras dan melakukan fungsi yudikatif dengan menggelar pengadilan HAM Adhoc," ujar Chandra.

Ia menegaskan pertemuan ini membuka hubungan dengan Kontras. "Nantinya akan ada tim kecil untuk mencari data ke Kontras untuk memperlancar kinerja kami," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau