Pembentukan Kota Tangerang Selatan Disetujui Pusat

Kompas.com - 29/10/2008, 18:59 WIB

Pemerintah pusat dan DPR menyetujui pembentukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Banten, dalam Rapat Paripurna di Ruang Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (29/10).

Bersama Kota Tangeran Selatan, Pemerintah dan DPR juga menyetujui pembentukan 11 pemerintah kota dan kabupaten lain di seluruh Indonesia, yaitu Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias Barat, Kota Gunung Sitoli (Sumatera Utara), Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Kabupaten Prisewu (Lampung). Selain itu, Kabupaten Sabu Raijua (NTT), Kabupaten Intan Jaya (Papua), Kabupaten Deiyai (Papua), Kabupaten Tambrauw (Papua) serta Kabupaten Morotai (Maluku).

Dengan pengesahan dan pembentukkan 12 daerah baru tersebut, maka jumlah kabupaten/kota di Indonesia menjadi 489 kabupaten/kota yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia.

Menyusul persetujuan dari DPR itu, Bupati Tangerang, Ismet Iskandar, secara terpisah di Tangerang mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tiga nama untuk direkomendasikan ke Pemerintah Provinsi Banten sebagai Penjabat Walikota Tangerang Selatan.

Ia menyebutkan, ketiga nama calon Penjabat Walikota Tangsel tersebut berasal dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang, yakni Sekretaris Daerah Nanang Komara, Asisten Daerah Satu Mas Iman Kusnandar dan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Herry Heryanto.

Persiapan itu, kata Ismet, sesuai instruksi Mendagri, yang menyatakan pemerintah daerah harus segera menunjuk penjabat sementara sekurang-kurangnya enam bulan sejak pembentukan kota atau kabupaten baru disahkan. Setelah ada Penjabat Sementara (Pjs), Pjs harus menyelenggarakan Pilkada sekurang-kurangnya dua tahun dari pelantikan dengan masa jabatan selama 1 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau