Lindaweni Langsung Bertemu Unggulan Pertama

Kompas.com - 30/10/2008, 22:14 WIB

JAKARTA, KAMIS - Indonesia masih punya harapan di sektor tunggal putri pada nomor perseorangan Kejuaraan Dunia Junior 2008. Lindaweni Fanetri yang menjadi satu-satunya andalan, lolos ke perempat final setelah pada Kamis (30/10) petang meraih kemenangan.

Namun pada babak delapan besar turnamen yang berlangsung di India ini, Lindaweni sudah harus bertemu Saina Nehwal. Ini menjadi partai sulit, karena Nehwal yang menjadi andalan tuan rumah, merupakan unggulan pertama.

Lindaweni lolos setelah pada pertandingan putaran keempat di Badminton Stadium Shri Shiv Chhatrapati Sports City Pune, India, mengalahkan unggulan 5/8 Sung Ji Hyun. Dia menang stright set 21-16 21-9.

Lindaweni menjadi satu-satunya tunggal putri yang tersisa. Karena dua rekannya, Rizki Amelia Pradipta dan Siti Anida Lestari Qoryatin, tersingkir sebelum mencapai perempat final.

Menurut situs turnamen, Rizki tersisih pada putaran keempat setelah dikalahkan pebulutangkis Thailand unggulan 5/8, Porntip Buranaprasertsuk, dengan 13-21 21-16  4-21.

Sedangkan Siti menyerah pada putaran ketiga setelah gagal mengatasi unggulan 5/8, Chen Xiaojia, yang mengalahkannya dengan skor 21-12 21-17.

Adi Pratama juga menjadi satu-satunya wakil tunggal putra di perempat final. Pemain yang menjadi unggulan 9/16 itu bertahan setelah mengalahkan unggulan 5/8 asal Denmark, Emil Holst, dengan 21-18 21-18.

Selanjutnya, Adi akan memperebutkan tiket menuju semifinal dengan unggulan 3/4 asal China, Wang Chengming.

Tunggal putra lainnya, Engga Setiawan, dihentikan pemain Korea, Lee Dong Keun, yang menjadi unggulan 5/8 pada putaran keempat. Dia menyerah 12-21 16-21. Sementara itu Ari Trisnanto dan Evert Sukamta sudah tersisih pada putaran ketiga yang digelar Kamis pagi.

Sektor ganda campuran juga menyisakan satu pasangan saat memasuki putaran keempat. Muhamad Nur Rofii/Annisa Wahyuni berhasil mengatasi ujian ketiganya dalam turnamen tersebut.

Dalam pertandingan putaran ketiga, Kamis pagi, pasangan tersebut menang atas unggulan 9/16 asal Taiwan, Lu Hsin Hao/Peng Hsiao Chu, dengan 21-16 22-10.

Selanjutnya, Muhamad Nur/Annisa akan menghadapi unggulan 3/4 asal Korea, Kim Ki Eung/Lee Se Rang, yang menang 21-16 21-4 atas pasangan China, Qiu Zihan/Xia Huan.

Langkah pasangan Ryan Agung Saputra/Aurien Hudiono terhenti. Mereka gagal mengatasi unggulan 9/16 asal Thailand, Maneepong Jongjit/Rodjana Chuthabunditkul, yang menang 21-14 21-12.

Adapun pasangan Muhammad Ulinnuha/Aneke Feinya Agustine sudah tersingkir lebih dulu. Pasangan tersebut ditundukkan unggulan 9/16 asal Belanda, Jacob Arends/Selena Piek, 11-21 15-21.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau