Kompas.com sempat menjajal Mitsubishi Lancer Evolution X saat PT Kramayudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku ATPM Mitsubishi, melaunching Lancer EX 2.0 GT di sirkuit Sentul beberapa bulan lalu. Kebetulan saat pengujian didampingi pembalap nasional Indonesia, Moreno Soeprapto dengan mengitari trek sepanjang 4 km lebih sebanyak dua kali.
Dalam kondisi standar saja, ketika mesin 4B-11T bertenaga 300 hp dientak, akselerasi sungguh galak. Tak perlu takut mobil ke luar lintasan karena sudah dilengkapi teknologi S-AWC (Super-All Wheel Control). Jadi, kala posisi mobil kurang tepat di mulut tikungan, tetap bisa masuk dengan sempurna.
Karena, keslahan tadi sudah dikoreksi S-AWC yang fungsinya menstabilkan mobil di berbagai handicap jalan. Di dalam teknologi itu terkumpul 4 sistem berisikan sensor Active Center Differential (ACD), Active Yaw Control (AYC), Active Stability Control (ASC) dan Sport Anti-Lock Breaking System.
Bisa kebayang larinya bila tenaganya didongkrak lagi sampai 340 hp. Untuk menaikkan power sampai 40 hp, tak perlu harus mengorek dapur pacu. "Cukup disentuh otaknya saja," bilang Carmen, pentolan mesin dari Autotech yang diserahi tugas meningkatkan tenaga.
Di sini Carmen memprogram ulang ECU standar dengan Piggyback dari HKS, sekalipun belum cukup untuk membuka close loop yang ada pada Evo X. Dengan bantuan softwere ECU Tech, Carmen bisa menembus beberapa secret point.
Yang disentuhnya, speed limiter (batas kecepatan maksimum), MIVEC controller, Air Fuel ratio (AFR) dan ignition system. Dengan menyentuh 'otak' saja, tenaga terangkat sampai 40 hp. Termasuk sumbangan dari muffler teranyar keluar HKS Legamax.
Tidak ada yang sulit dalam mengaplikasi lantaran bolt on dengan dudukan Evo X. Hasil yang diraih dengan penggantian itu sekitar 5 hp.
Supaya kehebatan tanaga bisa dirasakan dengan sempurna, suspensi pun dibenahi. Produk bikinan HKS seperti Hypermax III sudah pas dengan CZ4A. Asyiknya, Hypermax mempunyai 30 macam setelan bound dan rebound yang dapat diatur secara manual. Tinggal pilih, mau tipikal keras (hard) untuk menekuk tikungan, atau lebih soft supaya penumpang di samping bisa duduk nyaman tanpa rasa mual. Cukup dengan memutar tombol putaran adjustable. User Friendly-, lha! (Andri)