Hanya Disentuh Otaknya, Tenaga Mitsubishi Lancer Evo X Melejit

Kompas.com - 31/10/2008, 17:08 WIB

Kompas.com sempat menjajal Mitsubishi Lancer Evolution X saat PT Kramayudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku ATPM Mitsubishi, melaunching Lancer EX 2.0 GT di sirkuit Sentul beberapa bulan lalu. Kebetulan saat pengujian didampingi pembalap nasional Indonesia, Moreno Soeprapto dengan mengitari trek sepanjang  4 km lebih sebanyak dua kali.

Dalam kondisi standar saja, ketika mesin 4B-11T bertenaga 300 hp dientak, akselerasi sungguh galak. Tak perlu takut mobil ke luar lintasan karena sudah dilengkapi teknologi S-AWC (Super-All Wheel Control). Jadi, kala posisi mobil kurang tepat di mulut tikungan, tetap bisa masuk dengan sempurna.

Karena, keslahan tadi sudah dikoreksi S-AWC yang fungsinya menstabilkan mobil di berbagai handicap jalan. Di dalam teknologi itu terkumpul 4 sistem berisikan  sensor Active Center Differential (ACD),  Active Yaw Control (AYC), Active Stability Control (ASC) dan Sport Anti-Lock Breaking System.

Bisa kebayang larinya bila tenaganya didongkrak lagi sampai 340 hp. Untuk menaikkan power sampai 40 hp, tak perlu harus mengorek dapur pacu. "Cukup disentuh otaknya saja," bilang Carmen, pentolan mesin dari Autotech yang diserahi tugas meningkatkan tenaga.

Di sini Carmen memprogram ulang ECU standar dengan  Piggyback dari HKS, sekalipun belum cukup untuk membuka close loop yang ada pada Evo X. Dengan bantuan softwere ECU Tech, Carmen bisa menembus beberapa secret point.

Yang disentuhnya, speed limiter (batas kecepatan maksimum), MIVEC controller, Air Fuel ratio (AFR) dan ignition system. Dengan menyentuh 'otak' saja, tenaga terangkat sampai 40 hp. Termasuk sumbangan dari muffler teranyar keluar HKS Legamax.

Tidak ada yang sulit dalam mengaplikasi lantaran bolt on dengan dudukan Evo X. Hasil yang diraih dengan penggantian itu sekitar 5 hp.

Supaya kehebatan tanaga bisa dirasakan dengan sempurna, suspensi pun dibenahi. Produk bikinan HKS seperti Hypermax III sudah pas dengan CZ4A. Asyiknya, Hypermax  mempunyai 30 macam setelan bound dan rebound yang dapat diatur secara manual. Tinggal pilih, mau tipikal keras (hard) untuk menekuk tikungan, atau lebih soft supaya penumpang di samping bisa duduk nyaman tanpa rasa mual. Cukup dengan memutar tombol putaran adjustable. User Friendly-, lha! (Andri)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau