Sejuta Warga Siap Pesta di Chicago

Kompas.com - 03/11/2008, 03:07 WIB
 
 

Budiarto Shambazy

CHICAGO,SENIN-Sejuta warga akan tumpah ruah di Chicago, Illinois, Selasa (4/11) malam besok, untuk berpesta menyambut kemenangan apabila Barack Obama (47) memenangi kursi Presiden AS. Obama mengawali karier politiknya di kota terbesar ketiga di Amerika Serikat itu.

Obama sejak tahun 2005 sampai kini menjadi senator yang mewakili Illinois. Dan, sejak berusia 23 tahun menjadi community organizer (aktivis sosial) Demokrat di Chicago Selatan.

Reli berjudul ”Election Night” dalam rangka menyambut kemenangan Obama dipusatkan di Grant Park, taman yang hanya bisa menampung sekitar 65.000 orang di tepi Danau Michigan di pusat kota. Pesta ini akan dihadiri Obama yang diperkirakan akan menyampaikan pidato kemenangan ataupun kekalahan sekitar tengah malam (Rabu tengah hari WIB), saat hasil pemilihan presiden sudah diketahui.

Aparat pemerintah kota masih menyiapkan panggung, tenda-tenda, sistem pengamanan, dan berbagai peralatan yang dibutuhkan. Mereka telah menyiapkan skenario untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, termasuk menyarankan warga agar tak perlu masuk ke Grant Park karena terbatasnya kapasitas.

”Tak mungkin saya mencegah warga jangan datang ikut pesta,” kata Wali Kota Chicago Richard Daley yang hanya mencetak 65.000 tiket dan 7.500 lainnya untuk berbagai kalangan, seperti wartawan dan orang-orang Demokrat. Ia mengharapkan warga tak memaksa masuk ke tempat pesta yang dipagari ketat dan dijaga aparat keamanan.

Reli secara resmi dimulai pukul 20.30 waktu setempat, tetapi warga diduga sudah akan mulai membeludak setelah berakhirnya jam kerja petang hari. Nyaris seluruh jalan di pusat kota ditutup, kecuali subway yang khusus dioperasikan sampai pukul 01.00 hari Rabu 5 November.

Aparat keamanan melarang penjualan alkohol di tempat reli dan sekitarnya, hanya mengizinkan sejumlah kios menjual hot dog, piza, dan minuman cokelat panas. Warga yang mendapat tiket juga dilarang membawa senjata tajam, tas, dan kamera ke dalam tempat pesta.

Penjagaan ketat

Ribuan personel keamanan dikerahkan, termasuk pasukan Coast Guard (Pengawal Pantai) yang mengawasi perairan Danau Michigan. Kantor-kantor di pusat kota, terutama di gedung-gedung pencakar langit, diinstruksikan memulangkan karyawan pukul 15.00.

Menurut keterangan seorang karyawan pemerintah kota yang tak mau disebutkan namanya, tiap karyawan akan disarankan pulang ke rumah masing-masing dan menyaksikan pesta dari layar televisi saja.

Antusiasme warga Chicago atau tamu yang berkunjung ke kota Chicago untuk menyaksikan langsung reli cukup tinggi. Seluruh hotel di pusat kota terisi penuh sekalipun menaikkan harga hampir dua kali lipat.

Selama akhir pekan lalu berbagai aktivitas di pusat kota difokuskan pada aneka acara politik, termasuk pameran dengan tema pilpres ”Vote4Me!” yang berlangsung hingga tanggal 9 November. Di pameran ini Anda bahkan dapat menempatkan diri sebagai capres dan melalui berbagai

wadah interaktif bisa belajar membuat platform melalui cara-cara populer, berpidato, atau menyewa konsultan yang memadai.

Antusiasme terasa ketika Kompas mengelilingi sejumlah lokasi di luar pusat kota selama dua jam perjalanan. Rumah-rumah kelas menengah di tepi kota dihiasi poster, spanduk, dan aneka rupa media kampanye Obama. Obama baru masuk ke Chicago pada tanggal 4 November. (*)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau