Banjir Sedada, Warga Kampungpulo Belum Mengungsi

Kompas.com - 03/11/2008, 18:46 WIB

JAKARTA, SENIN - Hujan yang mulai turun di Jakarta sudah menyebabkan genangan di sejumlah daerah langganan banjir. Misalnya di Kampungpulo RT 03/04, Kelurahan Kampungmelayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Meskipun tergenang hingga setinggi dada orang dewasa, warga masih enggan mengungsi. Mereka mengaku sudah biasa mengalami musibah seperti ini setiap tahun. Karena itu, warga merasa belum perlu mengungsi selama genangan itu masih bisa surut.

"Ini mah masih kecil, jadi warga di sini belum pada mengungsi, paling sebentar lagi juga surut," ujar Angga sambil membersihkan motornya, Senin (3/11). Ia menuturkan, air mulai masuk ke rumah warga sekitar pukul 00.00 WIB. Meski tengah malam, namun warga banyak yang begadang. Jadi ketika air datang mereka sudah siap.

Banjir yang kerap melanda Kampungpulo, menurut Angga, sudah dianggal hal yang biasa. Sehingga warga tidak panik saat air masuk ke rumah mereka. Karena itu, warga tetap bertahan di rumah masing-masing. "Kecuali kalau air sudah meluap hingga ke jalan raya, baru mereka siap-siap untuk mengungsi," ujarnya.

Asep, warga Kampungpulo lainnya juga mengaku sudah biasa menghadapi musibah banjir ini. Karena itu, ia masih enggan mengungsi. "Banjir ini kiriman dari Bogor, kalau di sini tidak hujan masih bisa surut," tuturnya.

Ketidakkhawatiran warga Kampungpulo ditunjukan dengan sejumlah aktivitas warga yang memanfaatkan banjir tersebut dengan mencuci motor, mencuci meja, bahkan sejumlah anak-anak terlihat asyik berenang dan bermain air. Salah satunya Ina (8). Ia terlihat gembira bermain ban bersama teman-temannya. "Enak aja kalau banjir bisa berenang," ungkap Ina dengan bibir yang terlihat membiru.

Sementara itu di lokasi yang berbeda, untuk kedua kalinya perumahan Cipinang Indah juga mengalami hal yang serupa. Luapan air Kali Cipinang Sunter merendam perumahan elit tersebut. Genangan air sudah setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 50 centimeter. Masyarakat pun sudah mengantisipasi dengan mengangkut barang-barang elektronik ke lantai dua rumahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau