Akibat Hujan Deras Rumah Ambruk, 24 Penghuni Dievakuasi

Kompas.com - 07/11/2008, 00:38 WIB

BANDUNG, KAMIS — Sebuah rumah bilik berpetak tujuh di kawasan Kota Bandung, Kamis malam ambruk dan memaksa 24 penghuninya mengungsi ke tempat yang lebih aman, akibat hujan deras turun sepanjang hari.

Lurah Cibunut, Muhammad Edi Purwadi di Bandung, Kamis malam menuturkan sekitar pukul 16.00 WIB warga Haji Alpi RT 02 RW 01 tersebut dihebohkan dengan suara rubuhnya rumah keluarga almarhum Ibu Hamijah yang kondisinya sudah lapuk. "Warga segera membantu evakuasi para penghuni yang kebanyakan berusia lanjut dan anak-anak ke tempat yang lebih aman," katanya.

Edi menjelaskan kondisi rumah yang diisi oleh tujuh kepala keluarga tersebut memang mengkhawatirkan. "Rumah tersebut sebenarnya masuk ke dalam daftar program rumah kumuh namun karena alasan jual beli pemilik enggan untuk merehabilitasi rumahnya," ujar Edi.

Bahkan menurut Ketua RW 02, Ateng, rumah keluarga Hamijah tersebut masih asli bangunan buatan tahun 1050-an sehingga waRga seringkali mengkhawatirkan penghuni yang kebanyakan jompo dan diantaranya sakit stroke. "Kami telah mengungsikan penghuni ke rumah Pak Ujair Apandi yang letaknya di depan rumah keluarga Hamijah," katanya.

Terkait dengan upaya yang akan dilakukan pemerintah daerah, Camat Bandung Kulon, Bambang Sukardi berjanji akan segera melakukan rehabilitasi rumah tersebut melalui Program Rumah Kumuh dan swadaya masyarakat. "Besok kami akan segera membuat tim untuk melakukan penghitungan pembangunan, mudah-mudahan anggarannya dapat segera turun," katanya.      

Warga sekitar lokasi ambruknya rumah berinisiatif untuk membuka dapur khusus dan juga bantuan lainnya atas bantuan dana dari Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda yang meninjau lokasi kejadian. Hingga Kamis malam, keluarga korban rumah ambruk dalam keadaan sehat dan tidak ada satupun yang terluka akibat kejadian tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau