JAKARTA, SABTU - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, penanganan banjir harus dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder terkait. PU, menurutnya tak akan berhasil jika bekerja sendiri, berapapun besarnya anggaran yang dikucurkan.
"Persoalan banjir sangat kompleks. Tidak akan bisa ditangani PU berapa besarpun uang yang dikasih," kata Djoko dalam silaturrahmi bersama para pimpinan media massa di Jakarta, Sabtu (8/11).
Untuk penanganan banjir, Departemen PU telah menyiapkan action plan yang menggariskan tugas para stakeholders mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten dan dinas-dinas terkait. Selain itu, penanganan yang bersifat struktural dan non struktural juga telah ditetapkan.
Penanganan struktural, secara teknis membangun waduk dan banjir kanal. Sedangkan penanganan non struktural, dengan memberikan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
"Kita juga menyiapkan sistem peringatan dini, melakukan sosialisasi peta rawan banjir sehingga masyarakat bisa bersiap-siap dan penataan pemukiman. Kita berharap, banjir 2008 jangan sampai menyengsarakan masyarakat karena hal-hal yang tidak perlu," kata Djoko.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang