Konvoi Tentara AS Dibom, 21 Tewas

Kompas.com - 13/11/2008, 14:39 WIB

KABUL, KAMIS — Sedikitnya 21 orang tewas ketika sebuah bom bunuh diri mobil meledak mengenai konvoi tentara AS di sebuah pasar di Afghanistan timur, Kamis (13/11). Korban tewas adalah 20 warga sipil dan seorang tentara AS serta melukai 74 warga sipil.

Di tempat terpisah, ledakan menewaskan dua pasukan NATO, Rabu. Tidak dilaporkan kewarganegaraan tentara NATO yang tewas tersebut.

Menurut Juru Bicara Militer AS Letnan Walter Matthews, bom bunuh diri, Kamis, terjadi di Distrik Bati Kot, Provinsi Nangarhar.

Bom meledak dekat iring-iringan tentara di sebuah pasar yang padat pengunjung. Juru bicara Kepolisian Nangargar Ghafoor Khan mengatakan, bom meledak saat pengunjung asyik jual-beli kambing, sapi, dan hewan lain. Sebuah mobil militer AS dan sejumlah mobil warga sipil hancur dalam insiden itu.

Lebih dari 5.400 orang, termasuk hampir 1.000 warga sipil tewas dalam serangan gerilyawan tahun ini. Satu korban tentara tewas, Kamis, membuat jumlah korban tewas tentara AS menjadi 148 di Afghanistan tahun ini. Ini jumlah korban tewas terbanyak sejak invasi 2001. Pada 2007 sebanyak 111 tentara AS tewas di Afghanistan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau