CLEVELAND, MINGGU - Bintang Cleveland Cavaliers, Lebron James, selalu menyebut kuarter keempat atau kuarter pamungkas adalah momen untuk meraih kemenangan. James kembali membuktikan kebenaran ucapannya itu dalam laga melawan Utah Jazz, Sabtu (15/11). Mencetak 16 poin pada kuarter keempat, James mengantar Cavaliers meraih kemenangan 105-93.
James mencetak total 38 poin dalam pertandingan lanjutan kompetisi bola basket NBA yang berlangsung di Quicken Loans Arena, Cleveland, itu. Ia tampil sebagai pemain paling produktif.
Kuarter keempat merupakan kuarter penentuan, terutama dalam duel yang berlangsung ketat seperti pertandingan malam ini, tutur James.
Dari sudut pandang Cavaliers, pertandingan berlangsung jauh lebih ketat dari yang mereka perkirakan sebelumn ya. Jazz, dalam pertandingan terakhirnya dari rangkaian lima laga di Wilayah Timur, tampil tanpa starter Deron Williams serta Mehmet Okur, pemain cadangan top Andrei Kirilenko dan Matt Harpring.
Meski memiliki kendala semacam itu, Jazz ternyata tetap mampu tampil cemerlang. Mereka memimpin pertandingan 62-52 pada awal kuarter ketiga.
Cavaliers menyamakan kedudukan pada skor 69 dalam kuarter ketiga ketika Delonte West sukses menyarangkan tembakan tiga angka. Pada akhir kuarter ketiga, Cavaliers memimpin dengan keunggulan tipis 80-76.
Pada kuarter keempat, James beraksi. Carlos Boozer yang menyumbangkan 17 poin untuk Jazz mengatakan, tidak ada hal yang dilakukan James pada kuarter keempat selain menembak dan terus menembak.
Pelatih Jazz, Jerry Sloan, menyatakan, timnya kalah karena pemain mudanya terintimidasi oleh kehadiran dan aksi James.
James yang mencetak 21 poin selama paruh kedua menyatakan, hanya berusaha untuk terus menembus batas akhir pertahanan lawan. James juga membukukan tujuh assist dan lima rebound.
Kemenangan atas Jazz merupakan kemenangan ketujuh Cavaliers dalam tujuh pertandingan terakhir mereka.
Di Houston, centre raksasa asal China, Yao Ming, mencetak 21 poin untuk mengantar Houston Rockets menang 91-82 atas New Orleans Hornets. Rockets mendominasi pertandingan.
Mereka memimpin 70-53 pada pengujung kuarter ketiga. Sukses Rockets tak lepas dari strategi membatasi ruang gerak point guard Hornets, Chris Paul. Pemain dengan rata-rata mencetak 21,9 poin per pertandingan ini ha rus puas dengan 12 poin dalam laga melawan Rockets.
Di Bradley Center, Milwaukee, juara bertahan NBA Boston Celtics nyaris mendulang kekalahan kedua. Menghadapi Milwaukee Bucks, Celtics harus melewati perpanjangan waktu terlebih dahulu untuk menang 102-97 atas tim tuan rumah.
Sebelum laga melawan Bucks, Celtics dikalahkan Denver Nuggets 94-85. (AP/ATO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang