YERUSALEM, JUMAT - Beberapa milisi Palestina telah menembakkan sebuah roket ke sebuah kota Israel dekat Jalur Gaza. Roket yang diluncurkan Jumat (21/11) itu mendarat di sebuah zona industri di kota Ashkelon tetapi tak sampai menimbulkan korban jiwa.
Militer Israel melaporkan seluruh lintasan menuju Gaza tetap ditutup karena tetap diluncurkannya roket milisi Palestina ke wilayah Israel. Israel semula mengizinkan masuknya suplai kemanusiaan ke Gaza selama berlangsung gencatan senjata selama 5 bulan dengan para penguasa Hamas di Gaza.
Namun, Israel kemudian menutup perbatasan itu setelah diakhirinya gencatan senjata pada 4 November akibat serangan roket milisi Palestina yang dibalas dengan serangan udara Israel. Israel menjelaskan penutupan Jalur Gaza akan tetap berlangsung hingga milisi menghentikan serangannya.
Utusan perdamaian internasional Tony Blair mengaku "sangat prihatin" dengan peningkatan aksi kekerasan. Tony Blair menyerukan agar gencatan senjata tetap dijaga dan pemblokadean Gaza dicabut. Pemblokadean Gaza telah mengakibatkan 1,4 juta warga Palestina kekurangan bahan pangan serta bahan bakar.
"Pembukaan kembali Gaza dalam waktu dekat untuk akses reguler produk komersil dan kemanusiaan penting termasuk bahan bakar, pangan serta obat-obatan merupakan masalah vital. Satu-satunya solusi terhadap situasi yang memprihatinkan di Gaza adalah diakhirinya serangan teroris, terus dipertahankannya pengekangan diri serta dibukanya Jalur Gaza," demikian permohonan Tony Blair lewat sebuah pernyataannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang