Fasilitas TV pada K-Touch DT08 ini sangat mudah diaktifkan; tekan saja tombol yang ada di pojok kiri atas layar. Selain itu, tentu saja dapat diaktifkan dari TV > analog TV.
Beda dengan biasanya, layar langsung terbuka dalam keadaan fullscreen; tak ada setting untuk pindah ke moda jendela. Setting yang tersedia hanya Tv System Setting, Search Channel, Signal Icon dan Mute. Dengan ponsel dalam kondisi horizontal, antena jadi berada di ujung kanan atas bodi.
Berbeda dengan ketika memakai radio; posisi antena di pojok bawah terasa mengganggu. Siaran radio dapat direkam dan dapat dilakukan hanya dengan menekan tombol tengah navigasi. Disediakan setting Record Format (AMR, WAV) dan Audio Quality (Low, High). Suara dapat diperdengarkan lewat speaker.
Suara yang dihasilkan ponsel lumayan nyaring berkat 2 speaker tambahan di kiri-kanan bawah kamera. Pengaturan keras-lembut suara mudah dilakukan karena tombol volume 2-arah di kiri bodi sangat mudah dijangkau. Yang menarik, Equalizer bisa diedit.
Kamera tidak disertai apa pun. Tapi ada tombol kamera di kanan bodi; agak bawah. Setting Camera maupun Video Recorder termasuk biasa saja. Seperti biasa, sejumlah setting bisa disetel dengan cepat memakai keypad. O ya, video yang dimainkan di Video Player bisa "difoto" lagi hanya dengan mengetuk icon dalam layar atau memencet tombol kamera.
Port kabel data -sekaligus port charger- bisa ditemukan di kanan bodi; tertutup cover berbahan karet. Waktu ponsel terhubung ke PC, ada pilihan Mass storage, Webcam dan COM Port. Sebagai mass storage, PC hanya mengenali satu drive; yaitu storage dari MicroSD.
Slot MicroSD-nya sendiri mudah dijangkau karena berada di sisi bodi kiri. Pada unit yang Sinyal terima, slot sudah terisi kartu memori berkapasitas 256MB. Tak perlu kuatir terpencet, karena slot diberi penutup karet.
Kedua slot SIMcard bisa dibedakan karena ada label penanda; yang kiri adalah SIM1, yang kanan adalah SIM2. Saat ponsel menyala, kita bisa dengan mudah mengenali operator mana berada di slot mana dengan melihat nomor yang tertera di buntut nama operator.
Setting yang tersedia hanyalah SimCard Setting (All is Normal, Flight Mode, Query When Power On, Only SIM1, Only SIM2). Andaikata hanya satu SIMcard yang terpasang, ponsel tetap dapat mengenalinya.
K-Touch menyiapkan 2 tombol Call; tombol Call 2 (bertanda G2) di kiri atas navigasi dan Call 1 (bertanda G1) di kiri bawah navigasi. Selain ini, kita bisa pakai icon Call yang ada di keypad virtual.
Di SMS kita akan temukan menu baru, yaitu Message Export yang dipakai untuk memindahkan SMS antara memori ponsel dan SIMcard. Inbox untuk SMS hanya satu. SMS dari masing-masing operator bisa dibedakan dari nomor yang tertera di depannya. Kita juga bisa membedakan memori tersimpannya SMS dari icon SIMcard atau ponsel.
Data Phone Book bisa disalin dari SIMcard ke ponsel dan sebaliknya. Di sini juga ada Import dan Export yang memungkinkan kita memindahkan data dari atau ke storage dengan PhoneSuite Style, Outlook Style, atau Txt Style.
Ada Caller Picture, Caller Ring Tone maupun Caller Video. K-Touch masih menyertakan Black List yang mem-Black List atau me-Red List panggilan, SMS Black List yang bisa mengeblok sampai 20 nomor, serta Private Protect yang bisa memproteksi Call Log, Phone Book dan Message.
Dalam kondisi biasa, tombol G2 berfungsi sebagai tombol menu kiri yang akan membuka menu utama. Tombol tengah di navigasi 4-arah malah dijadikan pembuka Shortcuts. Navigasi 4-arah seperti biasa menjadi pintasan ke aplikasi; setting bisa diubah dari Settings > Phone Setup > Dedicated key.
Secara keseluruhan, peletakan tombol-tombol terbilang unik; menaruh keypad di sisi kiri dan menumpuk tombol menu lainnya di sisi kanan. Keypad "dikunci" dengan cara memencet End call, lalu Call 1. Untuk membukanya, pencet saja menu kanan, lalu Call 1.
Dengan adanya layar sentuh, tentunya kita bisa pakai stylus untuk mengoperasikan menu. Stylus-nya tersimpan di ujung bawah kiri bodi.
Tak ada icon permanen di layar, tapi tetap ada deretan icon setelah ponsel dinyalakan. Ke-4 icon tersebut antara lain bergambar 4 titik untuk ke menu utama, amplop ke Messages, telepon ke keypad virtual, dan orang ke Phone Book.
DENGAN KATA LAIN...
Ponsel dobel GSM yang masing-masing SIMcard dapat berfungsi maksimal.
Sumber: Sinyal
PLUS : TV, GSM-GSM.
MINUS :
SPESIFIKASI K-Touch DT08
Harga : Rp.1.649.000
Jaringan : GSM-GSM, 900/1800 MHz
Bentuk : Bar
Dimensi : 120x57x17 mm
Bobot : 132 gram
Batere : Li-ion 3,7V 1000mAh (model TYM751)
Waktu siaga : sampai 200 jam
Waktu bicara : sampai 5 jam
Layar : 2,8”, TFT, 262 ribu warna, 240x320
Memori tambahan : MicroSD
Konektivitas antar peranti : Kabel data, Bluetooth
Konektivitas internet : GPRS
Kamera : 2MP
Ringtone : Polifonik
Phonebook : 1000 entri
Messaging : SMS, MMS, Chat, Voice MMS
Aplikasi : Calendar, Alarm, To Do List, Health (BMI, Menstrual), World Clock, Java (candybomb), Game (Winlinez, Mj game, Chess game, Dragon ball), E-Book Reader, TV, Image Viewer, Camera, Video Player, Video Recorder, Audio Player, Sound Recorder, FM Radio, Slide Show, Image Tile, Photo Artist, Melody Compose, Calculator, Notes, Currency Converter, Unit Converter (Weight, Length), Stopwatch (Typical Stopwatch, nWay Stopwatch)
Isi paket : Charger + kabel data, headset, manual