CILACAP, SENIN - Tiga anak usia sekolah dasar (SD) yang hilang akibat terseret ombak di Pantai Karangpakis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu (22/11) lalu, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. "Ketiga korban kami temukan dalam keadaan meninggal," kata anggota SAR Daerah Cilacap Martoyo melalui telpon selulernya, Senin (.
Menurut dia, korban Ilham bin Salim (9) ditemukan Minggu malam(23/11) sekitar pukul 21.15 WIB di perairan perbatasan Karangpakis-Banjarsari, Nusawungu. Dua korban lain masing-masing bernama Herman bin Sukirman (10) dan Triyono bin Sirin (8) ditemukan Senin pagi (24/11) sekitar pukul 05.47 WIB di perairan perbatasan Banjarsari-Jetis, Nusawungu. "Ketiga korban telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," katanya.
Empat anak usia SD masing-masing bernama Herman bin Sukirman (10), Triyono bin Sirin (8), Ilham bin Salim (9), dan Kunto bin Sumarto Timan (7) terseret ombak saat bermain di pantai Karangpakis, Sabtu (22/11) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kejadian itu bermula saat mereka tengah bermain di pantai, tiba-tiba gelombang besar datang menerjang dan menyeret mereka ke tengah laut hingga menghilang. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melapor kepada Polsek Nusawungu. Sejumlah aparat kepolisian bersama warga kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Setelah mencari sekitar 10 jam, warga bersama polisi berhasil menemukan Kunto dalam kondisi meninggal dunia di perairan Banjarsari yang berada di sebelah timur pantai Karangpakis.