Kuwait Minta 12.000 Perawat Indonesia

Kompas.com - 24/11/2008, 22:14 WIB

KUWAIT CITY, SENIN - Kuwait meminta Indonesia menyiapkan 12.000 perawat untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di negara tersebut. Permintaan itu disampaikan asosiasi perusahaan perekrutan tenaga kerja di Kuwait kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) setempat.

"Ini kerja besar untuk tahun 2009 yang harus dipenuhi," kata Kepala BNP2TKI, Moh. Jumhur Hidayat seusai bertemu Direktur Eksekutif Ashkanani Corporate Fadel Mohammed Al Sharaf di Kuwait City, Kuwait, Senin (24/11). Ashkanani merupakan satu-satunya asosiasi perusahaan perekrutan tenaga kerja asing di Kuwait.

Jumhur mengatakan bahwa Fadel mensyaratkan perawat dari Indonesia harus memiliki spesifikasi keterampilan keperawatan yang memadai dan mampu berbicara dalam bahasa Inggris atau Arab. Ia berusaha memenuhi permintaan tersebut dan akan menghubungi Departemen Kesehatan dan berbagai sekolah tinggi atau akademi keperawatan di seluruh Indonesia untuk mengisi peluang tersebut.

Calon perawat yang didapat kelak akan diberi pelatihan kemampuan berbahasa Inggris atau Arab yang baik sehingga dapat bekerja secara optimal. Ia optimistis bisa menyelenggarakan pelatihan bagi para calon perawat itu apalagi ada bantuan dari Kementerian Negara BUMN dan sejumlah BUMN untuk melakukan pelatihan dengan biaya yang diambil dari dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility).

Selain membicarakan soal peluang tenaga rawat untuk dikirimkan ke Kuwait, dalam pertemuan yang dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Kuwait dan Bahrain Faisal Ismail dan sejumlah pejabat kedutaan serta pimpinan Legal Group (pihak pengacara TKI di Kuwait) itu juga dikemukakan soal perlindungan terhadap TKI.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau