Mobil baru

Honda City Generasi III Diluncurkan

Kompas.com - 26/11/2008, 02:54 WIB

Merosotnya angka penjualan mobil di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, akibat krisis keuangan yang melanda dunia tidak mengecilkan hati PT Honda Prospect Motor.

Agen tunggal pemegang merek (ATPM) mobil Honda di Indonesia itu justru meluncurkan salah satu produk unggulannya, yakni All New Honda City atau Honda City Generasi III.

Pada tanggal 27 November besok, secara resmi PT Honda Prospect Motor meluncurkan All New Honda City. Diharapkan sedan subkompak dari Honda itu akan segera memasuki pasar.

Dalam huruf China, kata krisis ditulis dengan dua huruf, wei-ji, yang aslinya gabungan dari dua kata, yakni weixian yang berarti bahaya dan jihui yang berarti peluang. Dengan kata lain, yang ingin ditekankan dengan penggunaan dua huruf itu bahwa krisis tidak harus diartikan sebagai bahaya saja, tetapi juga sebagai peluang atau kesempatan. Dan, tampaknya PT Honda Prospect Motor menerapkan falsafah itu.

Pekan lalu, Kompas mendapatkan kesempatan untuk menjajal All New Honda City. Kesempatan itu tentunya tidak disia-siakan. Sedan subkompak yang di Thailand sudah dipasarkan sejak tanggal 10 September lalu itu segera diboyong ke kawasan Lippo Cikarang, Jawa Barat.

All New Honda City benar-benar model baru. Dilihat dari depan, wajah All New Honda City terkesan sporty, mirip dengan wajah Honda FCX Clarity dalam bentuk mungil. Dari samping, bagian belakang All New Honda City, pada pilar C, selintas mirip BMW Serie 3. Dilihat dari belakang, ada tarikan garis yang mirip dengan pesaingnya, Toyota Vios.

Dibandingkan dengan pendahulunya, All New Honda City bertambah panjang 0,5 sentimeter menjadi 4,395 meter dan bertambah lebar 0,5 cm menjadi 1,715 meter. Sementara tingginya berkurang 2,5 cm menjadi 1,470 meter.

Jarak as (sumbu) roda depan dan belakang (wheelbase) All New Honda City diperpanjang 10 cm sehingga kabin menjadi lebih lapang dan pengendaraan menjadi lebih stabil.

Sosok

Sosok All New Honda City menjadi semakin sporty dengan digunakannya velg 16 inci dan ban berukuran 185/55 R16.

All New Honda City menyandang mesin dengan kapasitas 1,5 Liter (1.497 cc), 4 silinder segaris, SOHC, 16 katup (4 katup per silinder), yang dilengkapi dengan variable valve timing and lift electronic control with intelligent (i-VTEC). Persis sama dengan mesin yang disandang All New Honda Jazz.

Mesin yang disandang All New Honda City itu menghasilkan tenaga maksimum 118 PK pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm pada 4.800 rpm. Rasio kompresinya 10,4:1, dengan demikian All New Honda City lebih ideal apabila menggunakan Pertamax.

Penggunaan teknologi i-VTEC membuat mesin lebih bertenaga, tetapi tetap hemat dalam mengonsumsi bahan bakar dan ramah terhadap lingkungan.

Lebih responsif dan lincah

Interior dan kursi All New Honda City terkesan sporty. All New Honda City yang dicoba Kompas menggunakan persneling otomatik, tetapi terasa lebih responsif dan lincah ketimbang pendahulunya. Begitu pedal gas diinjak dalam dan jarum tachometer dipertahankan di kisaran 4.800 rpm, All New Honda City langsung melesat meninggalkan mobil-mobil lain.

Mengingat seperti All New Honda Jazz, All New Honda City juga tidak lagi menggunakan continuously variable transmission (CVT) pada sistem persneling otomatiknya.

Sistem persneling otomatik dengan 5 tingkat kecepatan Honda Jazz juga dilengkapi dengan Grade Logic Control yang membuat kerja persneling optimal, Active Lock Up System yang menjadikan jeda pergantian gigi lebih pendek dan mengurangi entakan saat perpindahan gigi, serta Shift Hold Control yang mencegah pergantian gigi sebelum waktunya.

Tak hanya itu, persneling otomatik All New Honda City pun dilengkapi dengan teknologi tiptronic sehingga pengendara dimungkinkan melakukan perpindahan gigi persneling secara manual melalui dua pedal kecil (paddle shift) di setir.

Radius putar yang 5 meter membuat All New Honda City mudah bermanuver, antara lain leluasa melakukan putaran di jalan sempit dan mudah melakukan parkir secara paralel.

Belum diketahui berapa harga jual dari All New Honda City, tetapi diperkirakan di kisaran Rp 240 juta.

Honda City generasi pertama diperkenalkan pada tahun 1996 dan langsung mendapatkan sambutan dari konsumen di berbagai negara Asia, yang menginginkan sebuah sedan kecil yang ekonomis, khususnya di kalangan keluarga muda. Honda City generasi kedua diperkenalkan pada tahun 2005. Dengan demikian, All New Honda City yang terbaru ini merupakan generasi ketiga. (JL)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau